Jumat, 21 Desember 2012

Masuk Islam, Kini Peraih MTV Europe Music Awards Ini Berjilbab



Lahir di Nikosia, Siprus, 30 Juli 1980 lalu, Diam's memiliki nama asli Mélanie Georgiades. Menjelang dewasa, Diam's menjadi rapper Perancis yang terkenal.

Album pertamanya "Premier Mandat" terbit pada tahun 1999, saat usianya menginjak 19 tahun. Sepuluh tahun kemudian lima album telah dihasilkannya.

Sedikitnya, delapan penghargaan musik diterimanya sejak tahun 2004 hingga 2007. yang paling fenomenal adalah saat Diam's meraih MTV Europe Music Awards pada tahun 2006.

Namun, di puncak karirnya itu, Diam's malah mengalami depresi. "Di puncak kesuksesan karir, saya menderita depresi berat. Saya telah mengunjungi banyak psikolog, tapi tidak satu pun dari mereka yang bisa membantu saya," kenang pemilik nama asli Mélanie Georgiades itu.

Diam's mengaku mulai menemukan jawaban atas segala kegalauan jiwanya ketika melihat seorang rekan Muslim-nya menunaikan shalat. Sejak saat itu, ia mulai mempelajari Islam dengan membaca terjemah kitab suci Al-Qur'an.

"Memeluk Islam adalah hasil perenungan pribadi saya setelah mempelajari agama ini dan membaca Al-Qur'an," kata Diam's yang memeluk Islam pada 2008 silam.

Setelah masuk Islam, kini Diam's mengenakan jilbab dan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan sosial. Diantaranya, membantu anak-anak yatim. [IK/Wkp/Rpb/Mua]

bersama dakwah

Mengapa Aku Memakai Jilbab

 


“Assalamu’alaikum, saya Gita, masih SMA. Mau nanya nih, gimana sih hukumnya jilbab? Kan sunnah ya?” tanyaku sambil sok menjawab sendiri.

Hadirin kasak kusuk.

Aku tak peduli. “Ya, setahu saya sih gitu. Ada banyak teman saya masuk pesantren. Disana mereka pakai jilbab, tapi pas keluar ya mereka lepas-lah, malah ada yang jadi rocker.”

“kayak saya nih.. Saya mau pakai jilbab, tapi ya ntar, nunggu udah nikah, udah tua atau pensiun. Lagian yang penting kan kita bisa jilbabin hati, ya ga? Buat apa pakai jilbab kalau nggak bisa jilbabin hati. Mendingan nggak dong!”

Mbak Nadia tersenyum, “Sahabat sekalian, sebagai seorang muslimah, sedikitnya saya punya 8 alasan mengapa saya memakai jilbab.”

Mengapa saya mengenakan jilbab?

Alasan pertama karena berjilbab adalah perintah Allah dalam surat Al Ahzab ayat 59 dan An Nur ayat 31.

Kedua, karena jilbab merupakan identitas utama untuk dikenali sebagai seorang muslimah. Astri Ivo, seorang artis, justru mulai menggunakan jilbab saat kuliah di Jerman. Saya Alhamdulillah mulai mengenakannya saat kuliah di Amerika.

Alasan ketiga saya mengenakan jilbab, karena dengan berjilbab saya merasa lebih aman dari gangguan. Dengan berjilbab, orang akan menyapa saya “Assalamu’alaikum,” atau memanggil saya “Bu Haji” yang juga merupakan do’a. Jadi selain merasa aman, bonusnya adalah mendapatkan do’a. Hal ini akan berbeda bila muslimah mengenakan pakaian yang “you can see everything”

Alasan keempat, dengan berjilbab, seorang muslimah akan merasa lebih merdeka dalam artian yang sebenarnya. Perempuan yang memakai rok mini di dalam angkot misalnya akan resah menutupi bagian-bagian tertentu tubuhnya dengan tas tangan. Nah, kalau saya naik angkot dengan berbusana muslimah saya bisa duduk seenak saya. Ayo, lebih merdeka yang mana?

Alasan kelima, dengan berjilbab, seorang muslimah tidak dinilai dari ukuran fisiknya. Kita tidak akan dilihat kurus, gemuknya kita. Tidak dilihat bagaimana hidung atau betis kita.. melainkan dari kecerdasan, karya dan kebaikan hati kita

Keenam, dengan berjilbab kontrol ada di tangan perempuan, bukan lelaki. Perempuan itu yang berhak menentukan pria mana yang berhak dan tidak berhak melihatnya

Ketujuh. Dengan berjilbab pada dasarnya wanita telah melakukan seleksi terhadap calon suaminya. Orang yang tidak memiliki dasar agama yang kuat, akan enggan untuk melamar gadis berjilbab, bukan?

Terakhir, berjilbab tak pernah menghalangi muslimah untuk maju dalam kebaikan

Oya berjilbab memang bukanlah satu-satunya indikator ketakwaan, namun berjilbab merupakan realisasi amal dari keimanan seorang muslimah. Jadi lakukanlah semampunya.

Aku berdiri memberi applaus pada Mbak Nadia. Keren banget alasannya berjilbab. “alasan ini Mbak, yang bisa saya terima!”

bersama dakwah

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah



Berawal dari note seorang ukhti shalihah yang bertemakan kerinduan hati akan sunnah yang indah ini... Duh, katanya sih nikah itu sesuatu banget. Lha gimana ga sesuatu, yang dulunya dikecam jadi dipuji, yang dulunya haram jadi halal, yang dulunya dulunyaa.. he..he..

Well, balik lagi ke niat awal menulis artikel ini, meski diri belum menggenapkan separuh Diin, izinkan untuk berbagi.. semoga ada manfaatnya, kalopun nanti ada yang kurang berkenan dan salah mohon dimaafkan dan diluruskan.. ^_^

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah,

"Innamal 'amalu binniyat..." setiap amalan -termasuk nikah- berkualitas tidak nantinya dimulai dari niat. Sepakat ya? sipks.. kalo penginnya asal nikah/asal laku/asal kagak mbujang biar ga malu sama temen-temen yang udah 'nyolong' start duluan ya kualitas keluarga yang dibentuk nantinya juga asal ada, asal jadi, asal-asalan. Na'udzubillahi min dzalik yaa Rabbana...

Tapi kalau niatnya LILLAH -karena Allah semata-, kemudian caranya BILLAH -sesuai syari'atnya/seoptimal mungkin syar'i- dengan visi ILALLAH -untuk Allah, mendapatkan ridhaNya- insya Allah, Barakah.. Barakah..!

Saudariku.. permasalahan kita bukan sekedar menikah, tapi mewujudkan pernikahan yang berkualitas dalam pandanganNYa. Pernikahan yang barakah, pernikahan yang mengundang rahmat dan kasih sayangNya, pernikahan yang menjadikan tiap penghuni rumah shalih dan mushlih, pernikahan yang... ah antunna lebih tau dari ana.. :)

Tiada maksud menggurui sahabat.. bisa jadi antunna lebih faham, namun izinkan ana melanjutkan celoteh ini ya, he..he..

Ada sesuatu yang menggelitik tatkala teringat pertanyaan pusaka "Kapan nikah ukhti?" -Bagi kami yang bujang eh gadis-gadis ini dink (duh, mungkin ana sendiri aja kali ya ^.^") pertanyaan tersebut menohok banget, ibarat makan keselek dan butuh jurus pemungkas lainnya, nyari air- akan sebuah ayat:
kullu nafsin dzaa iqotul maut
, tiap yang bernyawa pasti akan mati (QS.3 : 185).

Terkadang kita -lagi, mungkin ana sendiri ^.^"- 'mati-matian' mempersiapkan sebuah mahligai pernikahan tapi ga 'mati-matian' mempersiapkan kematian yang pasti. Iya, menikah itu mungkin tapi mati itu pasti. Pertanyaannya kenapa? Mari kita mengintip masing-masing hati mungil ini, mungkinkah kita terlalu hubbuddunya? Tidak.. Maksud ana bukan berarti melupakan sunnah yang penuh nikmat ini, tapi adakah kita juga khawatir sebagaimana khawatir menanti 'mitsaqon ghalizha' yang satu ini..? antunna lebih fahm, 'afwan...

Sahabatku.. Siapakah yang tidak ingin separuh agamanya sempurna? Siapakah yang tak ingin bercanda mesra dengan pasangan yang telah dihalalkan padanya? Bahkan pandangan suami-istri yang penuh nafsu pun dipandang Allah dengan pandangan rahmat.. Semua ingin, iya sekali lagi semua ingin!
uhuk..uhuk..

Tiap rezeki, ajal, nasib baik-buruk telah ditetapkan sejak kita dalam kandungan. Demikian pula jodoh. Siapa jodoh kita sudah ada, sudah dipasangkan. Perkaranya, kita menjemput rezeki -jodoh- tersebut dengan cara yang disukaiNya atau dilemparNya penuh murka? Jika ingin diberikan dengan cara yang lembut, penuh kasih dan belaian sayangNya maka "fashbir shobron jamilan” (QS. 70 : 5). Bersabarlah duhai sahabat, dengan sabar yang baik.. Bersabarlah dengan shalat.. Karena kekuatan kita hanya datangnya dari Allah. :)

Sahabatku, "Jangan bersedih, Allah bersama kita..." Tinggal sejauh mana kita merasa Allah membersamai kita..? Ah, mungkin diri ini yang mesti belajar lebih dan bersuci hati, hingga nikmat dan sentuhan muraqabah selalu menyertai...

Mari kita jemput rezeki yang telah Allah tetapkan untuk kita dengan cara yang Allah sukai.. dengan cara yang Allah ridhai.. dengan cara yang cantik dalam pandangan Allah.. insya Allah, barakah..barakah..!
Karena orientasi kita barakah! kebaikan yang kontiunitas.

Cukuplah Allah sebaik-baik tempat mengadu dan memohon segalanya..
Hayuk kita meminta kepada Allah apapun kriteria yang diinginkan, ga usah ragu dan malu, karena Allah Maha Tahu, he..he.. (ingat buat targetan dalam liqoan, setinggi-tingginya, kalopun ga nyampe ya ga beda jauh dari yang ditargetan, insya Allah) ^_^

Sebagai penutup, lebih pada menunjuk diri pribadi : Tingkatkan kualitas diri, makin cantik dalam pandanganNya, insya Allah, Allah pun akan menghadirkan pasangan yang berkualitas dan tampan dalam pandanganNya.. siapakah yang lebih mengetahui hati-hati tiap manusia? Meningkatkan kualitas diri itu fokusnya bukan “dia” tetapi “saya”. Semakin saya berkualitas, yakin..yakin.. Allah akan menghadirkan hambaNya -entah dari bumi belahan mana- yang berkualitas sebagai pasangan kita.

"Fa idza azzamta fatawaqal 'alallah." Kalau sudah berazzam maka bertawakallah kepada Allah. Dan, Sibukkan diri lejitkan potensi! Bisa aktif dalam aktifias dakwah (struktural maupun wajihah-wajihah yang ada) atau ikhtiar sambil menyiapkan ma'isyah, atau yang lainnya. Mari tetapkan target nanti mau jadi apa fokus di mana, mungkin fokus menjadi ibu rumah tangga (madrasatul ummah). Jangan malu, jangan minder, itu peran mulia! Secerdas dan setangkas apapun, keluarga lebih berhak mendapatkan manfaatnya! Kalaupun menjadi seorang profesional, jangan sungkan, itu juga peran mulia! Bermanfaat bagi sesama!

Afwan minkum dan kepada Allah ana mohon ampun. wallahu a'lam bi shawab.. [][]


Penulis : Agatha Rizky
Sekretaris PD Salimah OKU Sumsel



bersama dakwah

Sudah Tak Aman, 40 Persen Warga Israel Pilih Hengkang dari Palestina



40 persen warga Israel memilih hengkang dari wilayah Palestina. Demikian hasil jajak pendapat terbaru surat kabar Israel, Haaretz.

Seperti dilansir Palestinian Information Center (PIC), Kamis (20/12), salah satu faktor paling kuat yang membuat warga Israel ingin meninggalkan Palestina adalah masalah keamanan. Meskipun ada yang menafsirkan keinginan untuk hengkang dari wilayah Palestina itu karena faktor ekonomi, namun hilangnya rasa aman tinggal di wilayah Palestina menjadi alasan utama.

Rasa tidak aman muncul karena Palestina yang selama ini dijajah mulai melakukan perlawanan yang mengancam keamanan dalam negeri Israel. Keberhasilan gerakan perlawanan Palestina di Gaza melontarkan roket-roketnya hingga ke Tel Aviv pada perang delapan hari, Nopember lalu. Perang yang disebut oleh umat Islam sebagai “hijarah as sijjil” itu membuat ketakutan warga Israel semakin meningkat.

Selain serangan jarak jauh yang mampu menjangkau Tel Aviv, pejuang Palestina juga berhasil menyusup ke jantung Israel itu. Lalu tiba-tiba mereka meledakkan bom mobil seperti pada pertengahan bulan lalu. Serangan roket dari luar sekaligus serangan langsung di dalam negeri membuat dua ketakutan Zionis menumpuk jadi satu.

Samy Mickail, seorang peneliti Israel, mengingatkan negerinya bahwa akar masalah itu muncul dari tindakan Israel yang mendatangkan kebencian dunia.

“Israel bisa saja berbangga di jantung negara yang paling rasis di dunia yang sudah berkembang. Namun ada bahaya hakiki terhadap Israel yang harus jeli dibaca oleh elit Israel bahwa negara mereka tidak ada di Eropa Utara namun ada di pusat Timur Tengah yang sedang “tersiksa”. Di sini kita sudah tidak punya tempat. Sebab di sekeliling kita membenci kita,” kata Mickail pada konferensi Asosiasi Studi Israel Internasional yang digelar di Haifa, akhir Oktober lalu. [IK/IP/bsb]

bersama dakwah

Kamis, 20 Desember 2012

Walikota Semarang Non Aktif, Akui Anggota Dewan Minta Uang Kecuali PKS

Wali Kota Semarang non aktif, Soemarmo Hadi Saputro, menyatakan pernah ada permintaan sejumlah uang dari para anggota DPRD Kota Semarang, terkait pembahasan rancangan untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang tahun 2012.
“Memang benar ada permintaan sejumlah uang dari anggota DPRD Kota Semarang terkait pembahasan anggaran. Namun, saya tidak memberikan apa pun,” ujar Soemarmo saat memberikan keterangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin.
Menurut Soemarmo, permintaan itu diajukan para anggota DPRD Kota Semarang saat bertemu dengan dirinya di sebuah hotel di Semarang.
Namun, Soemarmo menegaskan dirinya tidak menuruti permintaan para anggota dewan itu.



“Semua permintaan itu sudah saya tolak dan tidak ada yang dituruti,” tegasnya di depan majelis hakim.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Ahkmat Zaenuri, mengatakan kebijakan bagi-bagi uang kepada anggota DPRD Kota Semarang merupakan perintah dari Soemarmo. Ia mengatakan bahwa bagi-bagi uang itu dilakukan terkait pembahasan rancangan untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang tahun 2012.
Besaran suap yang diterima partai berbeda-beda, tergantung jumlah anggota mereka di parlemen. Dengan hitungan, tiap anggota dewan mendapat jatah Rp8 juta. Jadi, untuk Partai Demokrat total menerima Rp104 juta, Partai Golkar Rp40 juta, PDIP dan PAN masing Rp64 juta, dan Partai Gerakan Indonesia Raya Rp48 juta.
Atas perbuatannya, Soemarmo didakwa dengan pasal penyuapan. Dalam dakwaan primer melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor. Dakwaan subsider melanggar Pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Sebelumnya, penasihat hukum terdakwa, Sopar Sitinjak ketika dihubungi, mengatakan secara keseluruhan keterangan para saksi sudah dihadirkan. “Baik itu saksi memberatkan yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum maupun saksi meringankan yang dihadirkan oleh pihak terdakwa. “Saksi-saksi sudah habis,” sambungnya.

suaranews (Rio/P-1)

Ketika Politisi Wanita PDIP Dipanggil “PKS” Ukhti

Eva Kusuma Sundari Ketika Politisi Wanita PDIP Dipanggil PKS Ukhti 

Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari merupakan tamu istimewa di antara agenda syukuran kemerdekaan Palestina pada ruang Fraksi PKS DPR RI, Jumat (30/11/2012).
Acara yang dikunjungi Duta Besar Palestina untuk Indonesia HE Fariz Mehdawi, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, anggota Komnas HAM, perwakilan Kementerian Luar Negeri serta sejumlah politisi PKS tersebut selayaknya menempatkan Eva Kusuma Sundari istimewa.


Walaupun datang terlambat kira-kira satu jam lebih, akan tetapi kedatangan Eva diterima hangat dari para politisi PKS. Kebetulan, ketika Eva datang di ruang Fraksi PKS, Dubes Palestina untuk Indonesia tidak lama mengakhiri sambutan beserta bahasa Arab tersebut.
Nah, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid ketika memperkenalkan Eva di Dubes Palestina untuk Indonesia, salah satu politisi PKS berkata “Ukhti Eva”. Ukhti adalah bahasa Arab yang sama artinya dengan saudara perempuan.
Panggilan tersebut khas dipergunakan pada kalangan internal PKS. Mengenai kata “akhi” diperuntukkan buat memanggil kaum laki-laki. Seperti umumnya, Eva berpenampilan apa adanya. Tak memakai tutup kepala sebagaimana yang dipakai kader perempuan PKS.
Sewaktu dikonfirmasi ihwal sebutan khas buat kader perempuan PKS tersebut, Eva cuma tersenyum. Politisi PDI Perjuangan tersebut cuma mengatakan, “semenjak aku advokasi Rohingya serta statement masalah Palestina, PKS menjadi mesra,”kata anggota Komisi Hukum DPR tersebut.
Sekadar informasi, Eva Kusuma Sundari sebenarnya terhitung beberapa untuk politisi parlemen Indonesia yang memperhatikan isu-isu internasional. Dia terdaftar untuk anggota Kaukus Parlemen Peduli Palestina. Dia pula merupakan Ketua Kaukus Parlemen Asean untuk Myanmar.
Sebagaimana kebanyakan acara-acara PKS pada biasanya, di antara acara yang bertajuk syukuran buat kemerdekaan negara Palestina tersebut, teriakan takbir menggema pada ruang fraksi PKS. Dengan berkata, Eva menyatakan menikmati suasana demikian. “Aku menikmati, aku ayu sendiri, serta paling muda,” canda Eva.

(inilah/suaranews)

Kemenangan Partai Islam Dalam Demokrasi, Ibarat Mendapatkan Hamzah & Umar

partai islam Kemenangan Partai Islam Dalam Demokrasi, Ibarat Mendapatkan Hamzah & Umar 

Menjadi sangat berharga pelajaran yang dipetik oleh Partai Islam di beberapa tempat, seperti juga di Mesir. Gejolak awal diantara dekrit konstitusi, diawal pertama pembentukan pada ketentuan yang baku mengenai syariat Islam, atau sebuah prinsip tanpa harus menyebutkan dengan jelas mengenai hukum syariat Islam, menjadi perdebatan yang sengit saat itu di Mesir, lain lagi saat ini yang Umat Islam di Mesir bersatu untuk membela dekrit Presiden.
Sehingga diawal-awal, terdapat demonstrasi beberapa pergerakan Islam di Mesir untuk meminta supaya Presiden Mursi menjadikan hukum di Mesir, mutlak menggunakan hukum Islam.



Lantaran kemenangan Partai Islam, setiap kali kemenangan itu terjadi selalu dihubung-hubungkan dengan cara menggulingkan hukum lama menjadi hukum baru dengan menggunakan hukum Islam.
Ini tentunya sudah menjadi “general mainstream” dari berbagai pemikiran antara umat Islam sendiri bahkan non muslim. Setiap orang berfikir dan berpendapat ketika Islam yang berkuasa, maka hukum lama menjadi tidak berlaku karena digantikan dengan hukum Islam, dan proses itu dengan cepat terjadi.
Tentu menjadi kesalahan dan terburu-buru dalam menganggap hal tersebut.
Ibarat Demokrasi, beberapa umat Islam pun ada yang mengharamkannya sehingga ketika ada umat Islam berjuang melalui demokrasi maka dianggap kufur.
Diantara corak pemikiran ini, arus utamanya yaitu menjadikan Islam berkuasa dan syariat Islam langsung menjadi tujuan didirikannya kekuasaan tersebut.
Mengenal paham seperti ini, menjadi rancu ketika demokrasi dianggap sebagai sistem yang haram. Karena ketika sudah masuk dalam sistem, demokrasi ibarat khamr, yang ia haram dari proses pembuatannya, proses produksi, proses labelisasi, hingga pekerjanya, kantin yanga ada di pabriknya, pun, menjadi seluruhnya adalah haram.
Atau bahkan ada yang lebih ekstrim, dengan menyatakan bahwa demokrasi itu adalah sebuah agama baru, ideologi, millah bahkan hingga dien. Demokrasi dianggap sebagai ideologi atau agama lain yang mestinya tidak boleh umat Islam untuk mengikutinya.
Ini tentu menjadi sengat ektrim, karena bisa jadi yang membuat fatwa seperti itu maka ia juga merupakan pengguna agama demokrasi walaupun ia menentangnya.
Jika demokrasi dianggap ideologi/agama, tentu Islam sangat keras menentang seorang muslim untuk ikut kedalamnya, malah itu bisa menjadi syirik besar hingga musyrik.
Jika demokrasi sudah dianggap ideologi/agama, maka seluruh bagian demokrasi haram untuk digunakannya, bukan lagi proses pembuatan dan produksinya tetapi sekedar “berteman” dengan berada disekitarnya maka Allah Swt akan melaknati seorang muslim tersebut, apalagi sangat aneh jika ada segolongan orang yang berpaham demokrasi adalah ideologi/agama lalu ia masih saja berada dalam negara demokrasi bahkan hingga menggunakan “bapak Demokrasi” seperti Mahkamah Konstitusi dalam alat perjuangannya.
Karena sudah sangat jelas sekali ketika kita menganggap demokrasi itu sebuah ideologi/agama, maka negara demokrasi adalah negara agama, dan ia melingkupi ajaran-ajarannya (sistem perundang-undangannya), tentu sebagai yang berada didalamnya maka secara otomatis mau atau tidak mau orang yang mengharamkan demokrasi tersebut akan ikut serta “menyembah” ritual sistem demokrasi. Dengan masih tetap membayar pajak, menggunakan KTP, Sim, dsbnya. Itu semua adalah “ritual” ibadah demokrasi yang mengatur segala sistem pada negara “agama” demokrasi tersebut.
Dan Sim, KTP, Kartu Keluarga, dsbnya. Semua ini bukan lagi sebatas budaya (’urf), tetapi ia diatur dalam sebuah UU negara “agama” Demokrasi, yang apabila ada seseorang tidak mematuhi maka mereka akan terkena hukuman. Proses punishment (hukuman) yang ada dalam UU negara Demokrasi ibaratnya adalah sebuah “kitab suci” agama demokrasi itu sendiri.
Karena itu jika, ada orang beranggapan demokrasi adalah ideologi dan agama. Maka semestinya orang-orang seperti ini tidak hidup dalam negara demokrasi, karena ia akan menafikkan fakta mengenai hal tersebut. Jika ada yang beranggapan “Bumi ini milik Allah,” dan setiap orang bisa tinggal dimanapun, jika ini yang menjadi alasan. Maka tentu karena sebuah negara demokrasi membolehkan setiap orang untuk tinggal didalamnya, maka orang berpaham demokrasi itu ideologi/agama boleh-boleh saja ia tinggal. Tetapi orang seperti ini akan mendapatkan dosa-dosa setiap detik, menit, jam dan hari-harinya lantaran ia berada dalam naungan “agama” demokrasi.
Tentu orang yang beranggapan demokrasi adalah sebuah ideologi/agama, maka orang seperti ini takalluf dalam memahami Islam, sebagaimana menurut Imam Nawawi “takalluf adalah perbuatan dan perkataan yang dilakukan dengan penuh kesulitan dan kurang terdapat kemaslahatan di dalamnya.”
Rasulullah Saw bersabda, yang Insya Allah “Kami (para shahabat) dilarang untuk takalluf ( perbuatan membebani diri).” (HR. AlBukhari)
Atau hadits yang lain, insya Allah Rasulullah Saw bersabda “sesungguh bukanlah termasuk umatku yang memberat-beratkan (takalluf) dalam beragama.”
Kemenangan Demokrasi
Kemenangan demokrasi pada Partai Islam, selayaknya tidak dimaknai akan dibaliknya sebuah hukum negara lama kepada hukum negara yang baru, syari’at Islam dengan secara cepat.
Tetapi mestinya kemenangan demokrasi dari Partai Islam bisa menjadi sebuah pemicu atas kemudahannya dalam berbagai fasilitas guna memperjuangkan Islam lebih baik lagi.
Sebagaimana Islam mendapatkan Hamzah dan Umar, kemenangan umat Islam ketika mampu merebut hati Hamzah dan Umar untuk ikut kedalam barisan umat Islam, menjadi benar-benar sebuah kekuatan yang mampu menggetarkan para musuh-musuh Islam kala itu.
Kita lihat bagaimana ketika Hamzah dan Umar masuk kedalam Islam tidak serta merta langsung mampu menghancurkan berbagai berhala, patung-patung, khamr, perzinaan yang saat itu masih saja tersebar luas.
Tetapi ada era baru ketika Hamzah dan Umar masuk kedalam Islam, yaitu Islam mampu mendapatkan kekuatan dan kewibawaan dihadapan para pemimpin Quraisy. Islam tidak lagi berada dalam penyiksaan dan penindasan bahkan pada masa itu Islam tak lagi disebarkan dengan sembunyi-sembunyi, tetapi dengan terbuka dan kebebasan untuk melakukan ibadah serta berdakwah.
Nah disinilah titik poin yang terpenting, yaitu Islam mampu menjaga kewibawaan dan tak lagi dalam masa penyiksaan serta penindasan bahkan Islam berani untuk mendatangi Ka’bah untuk thawaf dan beribadah, yang dulunya merupakan tempat yang susah untuk dikunjungi.
Malahan Islam tak lagi takut dengan berbagai ancaman, hingga suatu kali ketika Rasulullah Saw beribadah disekitar Ka’bah, Rasulullah Saw dicekik oleh seseorang, hingga akhirnya Abu Bakar langsung menghantam orang tersebut. Ini belum pernah terjadi sebelum masuknya Hamzah dan Umar kedalam Islam. Umat Islam semakin berani untuk membalas perlakuan Quraisy jika ditemukan kezhaliman pada umat Islam.
Itulah keuntungannya, sebagaimana dahulu sebelum masa-masa Partai Islam ikut demokrasi. Di Indonesia sekalipun, pada masa Orde Baru kita tidak akan menemukan seorang muslimah yang berani teguh mempertahankan jilbabnya pada foto KTP, SIM, Ijazah, dsbnya.
Tetapi dimasa Partai Islam ikut pemilu, sedikit demi sedikit Islam mulai berkembang, ia mulai bebas bergerak dan tak lagi perlu takut dianiaya oleh aparat. Pengajian sudah mulai marak, tak perlu lagi sembunyi-sembunyi, wanita juga tak perlu takut untuk tetap mempertahankan jilbabnya ketika foto KTP, SIM, Ijazah, dsbnya.
Berbagai Perda mulai banyak yang bernuansa syari’at Islam walaupun belum mutlak syari’at Islam.
Ini adalah hasil dari ketika Partai Islam mampu untuk memberikan kontribusi terhadap Islam di Parlemen.
Kemenangan Partai Islam bukan serta merta akan menggulingkan hukum yang lama digantikan dengan langsung hukum yang baru, syari’at Islam.
Karena semestinya Syari’at Islam itu bukan hanya sekedar sebagai sumber hukum saja, tetapi mestinya ada pendidikan yang diterapkan terlebih dahulu. Kedatangan syariat Islam bukan untuk menghukumi tetapi melindungi dan memberikan kemaslahatan, cara awal memberikan kemaslahatan itu yah tentu dengan mendidik masyarakat terlebih dulu agar senantiasa mencintai Islam.
Sebagaimana menurut Imam Al Syathibi mengenai tujuan pokok Syariat Islam, yaitu pemeliharaan agama, jiwa, keturunan, harta dan akal.
Menjadi sangat naif sekali ketika kita menginginkan agar Partai Islam memenangkan sebuah pertempuran politik hanya untuk sebagai labelisasi dalam formalisasi hukum Islam. Ini merupakan bentuk yang terburu-buru dan sangat naif sekali dikarenakan menafikkan kondisi masyarakat. Jika ini dilakukan, tentu akan menjadi benturan-benturan yang kuat ditengah-tengah masyarakat.
Abu Hurairah mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidak akan seseorang memberat-beratkan diri dalam beragama melainkan akan mengalahkannya. Maka, berlaku luruslah, berlaku sedanglah, bergembiralah, dan mintalah pertolongan pada waktu pagi, sore, dan sedikit pada akhir malam.”
Menilik kembali ketika Rasulullah Saw mampu menaklukkan kota Mekkah, Rasulullah tidak langsung menerapkan syari’at Islam didalamnya. Rasulullah ternyata masih membutuhkan waktu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Mekkah waktu itu.
Tercatat bahwa Mu’adz bin Jabal yang diutus oleh Rasulullah Saw untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Mekkah pada waktu itu. Walaupun Islam sudah menguasai Mekkah, dan Mu’adz bin Jabal diutus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Mekkah. Masyarakat Mekkah sendiri juga masih menganut kebudayaan jahiliyah, yaitu bertawaf sambil bertelanjang bulat, tanpa sehelai kain menutupi dan itu dilakukan baik pria maupun wanita.
Pemerintahan Islam yang telah berkuasa di Mekkah saat itu, tidaklah menjadikan Syari’at Islam langsung diterapkan, butuh waktu 1 tahun Mu’adz bin Jabal berada di Mekkah. Lantaran dirasa masih kurang oleh Rasulullah Saw mengenai pemahaman masyarakat kota Mekkah kala itu, Rasulullah memerintahkan Mu’adz untuk tetap berada di Mekkah hingga sekitar 2 tahun lagi setelah itu Mu’adz diutus ke Yaman. Dan pada masa itu masih tidak sedikit orang yang bertawaf dengan telanjang.
Hal ini menjadi sebuah pelajaran penting, bahwa Rasulullah Saw bukanlah seorang yang keras dalam menerapkan Syari’at Islam, tetapi seorang yang mampu memberikan kebijaksanaan yang tinggi dalam masalah Syari’at Islam pada waktu penerapannya di Mekkah. Bisa kita pahami, ketika itu Rasulullah Saw masih hidup butuh waktu sekitar 3 tahunan untuk memberikan pengertian mengenai Islam kepada masyarakat Mekkah. Dan tak tanggung-tanggung, seorang Mu’adz bin Jabal yang menjadi sahabat Rasulullah, langsung diperintahkan untuk mengajari masyarakat Mekkah. Sekali lagi, butuh waktu 3 tahunan.
Sekali lagi, kemenangan partai Islam dalam demokrasi belum tentu harus langsung menjadikan syari’at Islam sebagai pondasi formalisasi pada hukum negara, ia membutuhkan waktu sebagaimana Rasulullah saw saat peristiwa didalam perjalanan Sirah-nya.
Tetapi dengan adanya kemenangan Partai Islam dalam demokrasi, ini sebagaimana kemenangan Islam yang telah mendapatkan Hamzah dan Umar, sehingga Islam mampu bergerak lebih bebas dan berani serta mempunyai jaminan kebebasan. Hal inilah yang bisa kita rasakan.
Ingatkan peristiwa Orde Baru? Kita akan susah menemukan berbagai tempat pengajian dengan terbuka melainkan harus melalui berbagai proses yang panjang perijinannya, mulai dari Kodim, Babinsa, Polres, polsek, camat, lurah, semua itu harus diawasi oleh inteligen-intelegen daerah.
Ibaratnya, masa Orde Baru adalah masa “ketika tembok mampu mendengar dan berbicara”. Kita tidak akan menemukan orang bebas dengan berkata, apalagi demonstrasi.
Alhamdulillah, seluruh umat Islam akhirnya menikmati demokrasi, baik yang membolehkan maupun yang mengharamkannya. Karena seluruh orang pada saat ini mampu menyuarakan hak-haknya, bahkan Demokrasi sendiri melindungi hak kelompok yang telah mengharamkannya. Coba kita lihat di Indonesia, adakah orang yang menghina, mencaci demokrasi tetapi mereka ditangkap polisi? Tidak bukan, tetapi lain lagi ketika menghina, mencaci kepala negara ataupun orang lain, bisa masuk delik aduan atau bahkan subversif.
Jadi, lalu kenapa kita tidak berusaha untuk segera meraih Hamzah dan Umar? Mesir sudah meraihnya, lalu Indonesia bagaimana?

Oleh Abu Jaisy

Yahya Ayyash , Pemuda Syuhada

 

Dunia mengenal sosok Yahya Ayyash sebagai salah satu simbol perjuangan Palestina yang luar biasa. Bukan hanya dunia Islam, bahkan Israel pun mengakui kehebatannya.
Rafat yang sunyi. 6 Maret 1966 M. Sebuah tangisan bayi membelah kota itu. Ia adalah Yahya Abdullathif Sathi Ayyasy. Keluarganya, sejak kecil mengajarinya tentang Islam. Umur enam tahun ia masuk sekolah dasar di kampung halamannya hingga sekolah menengah. Tak ada yang tidak mengagumi kepintaran anak ini. Ia bahkan menguasai semua pelajaran yang diberikan di atasnya. Tahun 1984, ia menyelesaikan SMA di Badya dengan nilai kumulatif 92,8%. Setelah itu ia masuk Universitas Beir Zeit fakultas Teknik Elektro.
Di sinilah ia mulai paling aktif dan berpartisipasi dalam gerakan Islam. Ia juga sering aktif terlibat dalam bentrokan langsung atau tidak langsung, baik dengan sesama mahasiswa ataupun dengan pihak keamanan Israel.
Ayyash lulus dari Universitas Beir Zeit pada tahun 1991 dengan nilai cumlaude. Selanjutnya ia menikah dengan anak bibinya pada tanggal 9 September 1992 M. Dari pernikahannya ini, ia dikaruniahi anak pertama bernama Barra yang lahir pada tanggal 1 Januari 1993. Ketika itu Ayyash berada dalam pengasingan.
Yahya Ayyash sebenarnya telah bergabung dengan Ikhwan selepas lulus dari SMU. Setelah dibaiat pada tahun 1985, ia dikenal sebagai sosok yang sangat patuh, meski statusnya masih sebagai anggota biasa Ikhwan Muslimin, di sebuah kelompok Ikhwan di kota Ramallah. Dalam kelompoknya, Ayyash dikenal sebagai pekerja keras dan ulet dengan setumpuk tugas dakwah, baik di dalam kampus ataupun di kota Ramallah dan kampungnya sendiri, Rafat.
Semenjak SMA, Ayyash sudah sering menggentarkan pihak Israel. Ia aktif dalam barisan Brigade Izzudin Al Qassam di awal 1992, di mana ia mengkhususkan pada pembuatan bahan peledak dari bahan mentah yang tersedia di daerah Palestina. Ayyash menjadi salah satu ketua pembuat bom di Hamas. Dalam kapasitas itu, ia menerima gelar “Sang Insinyur” karena kecerdasan dan kebrialianannya tersebut.
Siapapun yang bertemu dan berbicara dengan Ayyash akan mengatakan bahwa ia adalah seseorang yang biasa yang mencintai keluarganya, dan menghormati tetangganya. Ia adalah orang yang sederhana dan tak segan menolong orang yang tengah memerlukan.
Sejak awal kemunculannya, Ayyash sontak menjadi target utama pembunuhan Israel. Segala cara dicari. Jumat, tanggal 10 Sya’ban 1416 H bertepatan dengan tanggal 5 Januari 1996 M, televisi Zionis di seantero Israel mengumumkan Yahya Ayyasy sudah terbunuh di tangan tentara Israel dalam sebuah operasi penangkapan atas dirinya. Ia dibunuh oleh Shin Bet Israel menyusul pemburuan besar-besaran para petinggi Hamas.
Seluruh Palestina tumpah ruah ke jalan, berbondong-bondong mengusung jenazah sang syuhada ke peristirahatannya terakhir. Konon, sampai saat ini, tidak ada yang bisa menandingi lagi prosesi pemakaman Ayyash, saking menunjukkan betapa berartinya sosoknya bagi perlawanan Palestina terhadap penjajahan Yahudi. (sa/wikipedia/berbagaisumber)

Paus Nyatakan Penghitungan Kelahiran Yesus Keliru

 

Menjelang natal 2012, pernyataan mengejutkan Paus Benekditus XVI tentang penghitungan kelahiran Yesus kembali marak di dunia maya. Menurut pemimpin umat Katolik Roma sedunia itu, penghitungan kelahiran Yesus yang selama ini diyakini ternyata keliru.

Seperti dilansir The Telegraph pada akhir bulan lalu (22/11), Paus menyatakan penghitungan kelahiran Yesus keliru. Hal itu disebabkan tidak tepatnya kalender Masehi yang digunakan untuk membuat perhitungan hari kelahiran Yesus. Paus mengungkapkan, kesalahan tersebut dilakukan oleh seorang biarawan bernama Dionysius Exiguus di abad ke-6.

"Penghitungan awal kalender kami, yang didasarkan pada kelahiran Yesus, dibuat oleh Dionysius Exiguus. Yang ternyata telah membuat kesalahan dalam penghitungannya, di mana mengalami perbedaan sekitar beberapa tahun," kata Paus dalam bukunya.

Secara detail, penjelasan Paus tentang kekeliruan penghitungan kelahiran Yesus itu dituangkan dalam buku berjudul "Jesus of Nazareth: The Infancy Narratives". Buku yang menyatakan penghitungan kelahiran Yesus keliru itu telah diterbitkan sejak tahun lalu, tepatnya 21 Nopember 2011.

"Tanggal kelahiran Yesus sebenarnya lebih cepat beberapa tahun," tambah Paus.

Dionysius Exiguus selama ini dikenal sebagai 'penemu' kalender modern dan konsep era Anno Domini atau yang dikenal sebagai AD. Tak hanya itu, ia juga dikenal telah menciptakan sistem baru untuk membagi jarak pada kalender saat itu. Yang masih berpatokan pada tahun saat dimulainya pendudukan Kekaisaran Roma, Diocletian.

Kekaisaran Diocletian itulah yang menganiaya penganut Kristen, sehingga sistem penghitungannya diganti dengan sistem yang baru dengan didasarkan pada kelahiran Yesus. Namun, bagaimana cara Dionysius menghitung kelahiran Yesus tidak jelas.

Pernyataan Penghitungan Kelahiran Yesus Keliru yang dijelaskan oleh Paus Benekditus XVI bukanlah hal yang pertama. Sebelumnya, banyak sejarawan yang meyakini, bahwa Yesus sebenarnya lahir antara 7 Masehi hingga 2 Masehi atau antara 6 Masehi sampai 4 Masehi. Namun, mayoritas umat Kristiani tetap menggunakan tanggal 25 Desember tahun pertama Masehi sebagai hari kelahiran Yesus dan menjadikannya sebagai hari raya natal. [JJ/L6/bsb]

bersama dakwah

Hukum Mempercayai Kiamat 21 Desember 2012

 

Isu kiamat 21 Desember 2012 beredar luas. Isu itu bermula dari ramalan suku maya yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Tidak sedikit orang yang percaya dengan ramalan kiamat itu, bahkan sampai menyiapkan diri menghadapinya, dengan cara-cara yang "konyol". Bagaimana hukum mempercayai ramalan kiamat 21 Desember 2012 itu?

Hari kiamat adalah hari hancurnya alam semesta dan berakhirnya kehidupan dunia. Kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi. Mempercayai adanya hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh umat Islam. Di dalam Al-Qur’an, kiamat disebutkan dalam banyak tempat. Ketika menghimpun ayat-ayat yang mendeskripsikan kiamat, Sayyid Qutb dalam kitab Al Qiyamah menjelaskan ada 77 surat yang berbicara tentang kiamat dan akhirat. Bahkan, ada beberapa surat yang namanya menunjukkan kiamat. Misalnya surat Al Qiyamat dan Al Qari’ah.

Selain dijelaskan di banyak tempat dalam Al Qur’an, kiamat juga dijelaskan dalam banyak hadits. Tidak ada satupun kitab hasits yang tujuh (kutubu sittah) yang melewatkan tema kiamat. Kedahsyatan kiamat tergambar jelas. Kengerian kiamat juga dipaparkan. Bahkan, tidak sedikit hadits shahih yang menjelaskan tanda-tandanya.

Namun, kapan waktu tepatnya terjadi kiamat adalah rahasia Allah. Hal itu termasuk perkara gaib yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang hari kiamat: "Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, 'Kapankah terjadinya?' Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku, tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.'" (Q.S Al-A'raaf : 187)

Dalam hadits riwayat Imam Muslim disebutkan, Jibril –yang saat itu menjelma seorang lelaki- bertanya kepada Rasulullah: “Beritahu aku kapan datangnya kiamat.” Beliau menjawab, “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.”

“Datangnya hari kiamat adalah rahasia Allah Ta’ala,” kata Syaikh Mushtafa Dieb Al Bugha dan Syaikh Muhyidin Mistu ketika menjelaskan hadits tersebut dalam kitab Al-Wafi, “Tidak ada satu makhluk pun mengetahuinya, baik malaikat maupun Rasul.”

Maka segala ramalan tentang tanggal terjadinya kiamat adalah dusta, termasuk ramalan yang menyebutkan bahwa kiamat terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Apalagi tanda-tanda akan terjadinya kiamat belum terpenuhi. Misalnya, yang disebutkan dalam hadits shahih riwayat Muslim dan Ibnu Majah berikut ini:

“Tidaklah hari kiamat akan terjadi sampai terjadinya sepuluh tanda-tanda kiamat: terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya, munculnya Dajjal, awan, dabbah, Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Isa bin Maryam, terjadinya tiga gerhana: gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di negeri Arab, serta api yang keluar dari dalam Qar ‘And Abyan.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Lebih dari itu, mempercayai ramalan bisa membuat seseorang terjerumus pada kekufuran. Ramalan di sini bukan hanya tentang ramalan nasib, tetapi juga termasuk ramalan tanggal terjadinya kiamat. Seperti yang beredar saat ini, mempercayai ramalan suku Maya bahwa kiamat terjadi pada 21 Desember 2012.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu mempercayai apa yang diramalkan, maka ia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam .” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Kesimpulannya, mempercayai ramalan kiamat 21 Desember 2012 adalah haram. Bahkan, bisa menjatuhkan seseorang ke dalam kekufuran. Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

bersama dakwah

TIME: Mohamed Morsi, the Power Broker



Presiden Mesir, Dr Muhammad Mursi menempati urutan ke-4 orang yang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.
Majalah TIME mengungkapkan bahwa Mursi adalah presiden pertama dari kalangan sipil yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis di Mesir. Beliau mengapresiasi keragaman dan prulalitas sehingga memasukkan tokoh-tokoh non-muslim dalam jajaran pemerintahannya, sebagaimana juga beliau menolak seruan untuk berlaku represif dan mengekang terhadap kelompok liberal maupun sekuler.
TIME juga menyebutkan keberanian Mursi dan keseriusan dirinya berperan dalam menghentikan perang antara Israel dan Hamas (perang  8 hari Nop. 2012) dan seruan tegas Mursi agar presiden Suriah, Basyar Al-Asad mengundurkan diri.
Majalah ini juga menyatakan bahwa Mursi tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di Timur Tengah meski tantangan dalam negeri menghadangnya.

If you need proof that the Arab Spring has turned the Middle East upside down, dwell for a moment on the irony that Mohamed Morsi, Egypt’s Islamist President, has managed to put the U.S. and Israel at ease even as he has filled many of his compatriots with dread.

On becoming Egypt’s first democratically elected leader on June 30, Morsi included non-Islamists in his Cabinet, ignored religious extremists’ calls for restrictions on secular liberties, curbed the power of the military and refrained from populist economic policies. He even quit his membership in the Muslim Brotherhood to strengthen his claim to represent all Egyptians. Abroad, he maintained the 33-year-old Israel-Egypt peace treaty and tried to persuade Syrian tyrant Bashar Assad to step down. In November, he leveraged the Brotherhood’s long-standing relations with Hamas to broker a cease-fire between the Palestinian group and Israel, winning international kudos in the process. [TIME]


***
Seperti biasa, setiap tahun majalah TIME memilih "Person of the Year", orang-orang yang berpengaruh di dunia. Dan untuk tahun 2012 ini dari 40 kandidat terpilih 5 finalis: Presiden Amerika Serikat Barack Obama, aktivis remaja Pakistan Malala Yousafzai yang ditembak Taliban karena menganjurkan pendidikan untuk perempuan, Direktur Eksekutif Apple Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ilmuwan Fabiola Gianotti. 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya dinobatkan sebagai Person of the Year 2012 versi majalah TIME. Sedang Presiden Mesir, Muhammad Mursi, masuk menjadi runner up urutan ke-4. 

 
 

KISAH DUEL AGEN MOSSAD DENGAN PENGAWAL PRIBADI KHALID MISY'AL

 

Di sela-sela kunjungan hidayatullah.com dan Sahabat Alaqsha di Gaza, Allah mempertemukan tim dengan pengawal pribadi Kepala Biro Politik HAMAS Khalid Misy'al. Namanya Muhammad Abu Saif. Melalui Abu Saif, Allah menggagalkan usaha Zionis Israel untuk membunuh Misy'al pada 15 September 1997 di Amman, Yordania.

Sebelum bercerita tentang kejadian tersebut, Abu Saif berdoa agar amal-amalnya senantiasa dijaga dan diterima Allah. Sebagai tambahan, Abu Saif melakukan pertarungan dengan dua agen Israel
(Mossad) saat dirinya sedang puasa. Berikut petikan ceritanya.

Bagaimana awal kejadiannya?

Saat itu sedang keluar dari sebuah acara. Misy'al dan pengawal yang satu di mobil pertama. Saya di mobil kedua di belakang. Tiba-tiba, saat mobil Miy'al berhenti ada dua orang menyerang Misy'al. Yang satu tinggi besar berwajah Arab yang satunya agak kecil berwajah Yahudi. Misy'al dijatuhkan dengan posisi wajah di bawah. Pria Arab yang besar dengan tangannya yang terbalut seperti memasukkan sesuatu -racun- ke bagian belakang kepala Misy'al. Pria yang kecilnya melumpuhkan pengawal Misy'al yang semobil dengannya.

Bagaimana reaksi orang-orang yang melihat?

Kejadiannya memang siang hari tapi jalanan sepi.

Kemudian?

Misy'al masih sadar. Kemudian saya berlari dan menyerang kedua intel Mossad itu. Saat saya serang kakinya, intel yang besar lompat. Saat lompat itu saya tendang kakinya kemudian dia jatuh tersungkur dengan wajahnya. Namun keduanya bisa kabur

Lalu apa yang terjadi pada Misy'al?

Misy'al masih sadar dan segera dibawa ke kantor HAMAS di Amman. Sejak itu diketahui racun yang disuntikkan ke Misy'al bekerja saat tidur yang mempengaruhi dan pernafasan. Hingga korbannya bisa terlihat mati secara wajar karena sesak nafas.

Bagaimana dengan dua orang tadi?
Kedua orang tadi lari dijemput mobil. Saya kejar tapi tidak kena. Kemudian saya hapalkan saja plat nomor mobilnya. Saya ambil mobil kemudian saya kejar. Saya kejar cukup jauh, sepertinya mereka mengira misi mereka telah berhasil. Dua orang penyerangnya turun dari mobil menuju pertokoan, sopirnya melaju ke arah kantor Kedutaan Besar Israel.

Saya sudah membawa batu. Kemudian saya dekati yang dua orang tadi dari jarak 100 meter hingga jarak 40 meter. Tapi mereka melihat dan mengenali saya kemudian kita kejar-kejaran.
Pada jarak 20 meteran, saya lempar batu itu mengenai si badan besar. Segera saya rengut kerah baju si besar itu sampai dia tidak bisa nafas. Ketika saya mengusai si besar, yang badan kecil memukul kepala saya hingga berdarah. Pandangan saya seperti gelap.

Anda tidak sadarkan diri?

Dengan keadaan seperti itu saya hantam si besar di rahangnya dan dia tumbang. Yang badan kecil terus menyerang saya dengan batu tapi saya gunakan si badan besar jadi tameng.

Kemudian saya berkelahi satu lawan satu dengan si badan kecil. Sampai dia saya jatuhkan ke jalanan yang lebih rendah yang banyak orang.

Saya tidak sadar mungkin karena kantuk. Saya sadar saya sedang di atas badan si kecil tadi sambil memukuli dia. Tapi si besar sadar siap dengan batu. Kemudian banyak orang mau melerai, ada juga di situ seorang polisi Palestina.

Kemudian?

Saya bilang ke mereka ini adalah urusan politik. Yang besar diurus polisi yang kecil saya yang pegang. Keduanya kita bawa ke kantor HAMAS. Di tengah jalan saya maki-maki kedua agen Mossad, dan mereka membantah. Polisi Palestina tadi menasehati agar saya tidak mengatai mereka dengan sebutan-sebutan anjing buduk dan tidak menatap mata kedua intel Mossad itu.

Sementara Misy'al tidak sadarkan diri selama 48 jam, dia dibantu dengan alat pernafasan. Alhamdulillah, dengan dua orang itu kita bisa menekan Zionis untuk memberikan penawar racun untuk Misy'al. Tidak hanya itu, dua orang itu juga kita tukar untuk membebaskan Syaikh Ahmad Yasin yang saat itu dipenjara Zionis Israel.(SahabatAlAqsha)

Islamedia 

Rabu, 19 Desember 2012

Lawan Film IOM, Qatar saja mau memproduksi Film Sirah Nabi Muhammad Berbiaya 4 Trilyun, indonesia??

Di tengah maraknya penolakan dunia Islam terhadap film Innocence of Muslims (IOM), sebuah perusahaan bernama Al Noor Group Qatar membalas film IOM ini dengan melanjutkan proyek mereka memproduksi film tentang Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam  dalam tiga episode dengan total dana sebesar 450 juta Dollar (sekitar 4 triliyun Rupiah)
Kualitas film yang dibuat ini nantinya akan sekelas dengan film-film papan atas Hollywood, baik dari seni maupun gambarnya agar menjadi film yang terbesar dan paling mengesankan bagi masyarakat muslim dunia. Saat ini penggarapan film tersebut sedang dalam tahap akhir penyelesaian penulisan skenario.
Al Noor Group menyatakan kecamannya terhadap film yang melecehkan nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dan mereka menegaskan, bahwa penghinaan ini akan mereka jawab dengan berbagai cara seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya dengan menerbitkan buletin, buku dan brosur yang di antaranya adalah buku saku tentang sejarah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang diterbitkan dalam 6 bahasa.
Menurut sumber Al Noor, seperti yang dilansir Harian Bawwabah Asy-Syarq, bahasa yang digunakan dalam film adalah bahasa Inggris dan akan diperankan oleh para aktor muslim yang fasih berbahasa Inggris. Karena film ini merupakan bagian dari seni maka ditujukan untuk semua kalangan, baik muslim maupun non muslim. Dengan tujuan mengenalkan agama Islam dan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada siapa saja secara lebih meluas lagi, dengan demikian dapat memberikan gambaran yang benar tentang Islam khususnya terhadap dunia Barat.
Film ini juga akan diterjemahkan ke dalam berbagai macam bahasa agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Sumber tersebut juga menambahkan, bahwa film ini digarap setelah mendapatkan arahan dari para ulama ternama di dunia Islam.

Fimadani

setelah tangerang dan bekasi kini madura pun dimenangkan PKS.. Next?

 
 SAMPANG – Pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacabup) Sampang, KH A. Fannan Hasib dan Fadhilah Budiono ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Sampang, periode 2013 – 2018 mendatang.
Penetapan Al-Falah (singkatan dari A.Fannan-Fadhilah) ini dilakukan KPU Sampang setelah merekapitulasi hasil perhitungan suara di KPU Kabupaten Sampang, di kantor Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI), Jl Rajawali, Sampang, Senin (17/12/2012).
Pasangan yang diusung oleh koalisi PKS-PBR-PPNUI ini memperoleh jumlah suara sebesar 163.483 atau 31,44 %.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang yang berlangsung pada 12 Desember 2012 (12-12-12) ini diikuti oleh enam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati :

1. KH A. Fannan Hasib – Fadhilah Budiono (PKS-PBR-PPNUI) / 31,44 %
2. KH Achmad Yahya – HM Faidol Mubarrak (Independen) / 3,06 %
3. Noer Tjahja – Heri Purnomo (PKB,Golkar dan PD) --ini pasangan  incumbent-- / 16,93 %
4. Haryono Abdul Bari – Hamiduddin Iskhak (Gerindra, PKNU dan partai non parlemen) / 16,81 %
5. KH Faisol Muqoddas – Tryandi Husnul (Independen) / 0,82 %
6. Hermanto Subaidi - KH Jakfar Sodiq (PPP, PDP, dan Pakar Pangan) / 30,94 %
Penetapan Fannan-Fadhilah sebagai pemenang ini disambut gembira pendukungnya. Bahkan ada melakukan cukur gundul di halaman pendopo wabup, sebagai bentuk wujud syukur. 
“Kemenangan ini  merupakan karunia Allah kepada kami. Kami mengucapkan Allhamdulillah, mudah-mudahan membawa Sampang ke depan lebih baik,” kata Fannan Hasib, saat ditemui wartawan.
Sedang calon wakil Bupati terpilih Fadhilah Budiono menyatakan mereka ingin menjadi hodamul ummah atau pelayan rakyat dan pemimpin agamis,  yang mengerti watak masyarakat Madura, khususnya rakyat Sampang.
“Kami bukan minta dilayani masyarakat, tapi kami yang akan melayani masyarakat semampu kami. Karena itu, kami yakin sosok pemimpin pelayan masyarakat yang diinginkan rakyat Sampang,” ujarnya.
Selain itu, ia ingin memperbaiki tatanan pemerintahan yang dinilai sudah melenceng dari aturan, karena hanya diukur dengan uang. Sehingga perlu dibenahi dengan serius agar menjadi lebih baik dan bermafaat bagi  Sampang ke depan dan masyarakatnya. 
 
pkspiyungan

MUI Kembali Tegaskan Umat Islam Dilarang Ucapkan Selamat Natal

http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/maruf-amin.jpg 

Hari Raya Natal tinggal menunggu hari. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan agar umat muslim agar tidak memberikan ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada umat kristiani. MUI menilai hal tersebut hukumnya masih belum jelas dan lebih baik tidak dilakukan.
“Itu selalu jadi perdebatan, lebih baik nggak usah saja lah, cukup tahun baru saja,” kata Ketua MUI Ma’ruf Amin dalam jumpa pers di kantornya di Jalan Proklamasi nomor 51, Jakarta Pusat, Rabu (19/12).
Ia menegaskan, meski tidak mengucapkan selamat, umat Islam tetap harus menghormati perayaan Natal. Tapi tetap di dalam batasan-batasan ajaran agama Islam
“Tentu kita harus jaga toleransi tapi tentu ada fatwa MUI melarang untuk mengikuti ritualnya, karena itu ibadah,” ujar pimpinan tertinggi ulama se-Indonesia itu.
Seperti diketahui, setiap tanggal 25 Desember umat Kristiani merayakan Hari Natal. Setiap menjelang Natal, polemik boleh tidaknya umat islam mengucapkan selamat ramai diperdebatkan. Fatwa haram mengucapkan Selamat Natal itu dikeluarkan MUI pada Maret 1981. Saat MUI dipimpin oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang akrab disapa Buya Hamka. Dan hingga kini fatwa tersebut masih diberlakukan. (dil/jpnn)

Pramono Anung: Hanya PDIP dan PKS yang Memiliki Ideologi Jelas

http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2012/12/Pramono-Anung.jpg 
Jakarta. Saat ini hanya ada dua partai yang berideologi jelas yaitu PDIP dan PKS. Partai lain hampir tidak punya ideologi yang jelas, terutama dalam konteks pemenangan pemilu kada dan pemilu.
Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDIP Pramono Anung dalam orasi ilmiah berjudul Komunikasi Politik dan Integrasi Bangsa di Fakultas Komunikasi Lembaga Pendidikan Tinggi Yayasan Administrasi Indonesia (YAI), Jakarta, Selasa (18/12).
Menurut Pramono, saat ini terjadi dekadensi ideologi partai yang sangat dahsyat. Dekadensi ideologi, terutama dalam konteks pemenangan pemilu kada.
Kecuali PDIP dan PKS, semua partai yang bertarung dalam pemilu kada mengalami disorientasi ideologi. Pragmatisme lebih ditonjolkan.
“Partai berkampanye di mana-mana tidak berkampanye berlandaskan ideologi. Hanya PKS dan PDIP saja. Yang lain ideologinya cair,” ujar Pramono.
Dalam orasinya, Pramono juga menyoroti konerja DPR yang kian merosot. Meski kinerja DPR lemah, menurutnya, kritik terhadap DPR ternyata belum menyadarkan lembaga yang terhormat tersebut.
“Ini merupakan fakta yang kita lihat sehari-hari. Bahkan partai politik yang ambil bagian dalam berbagai kebijakan penting pun tidak punya peran apa-apa,” tegasnya.
Kinerja buruk DPR, menurutnya, diperparah adanya korupsi dan isu penjagalan uang negara secara gampang melalui kebijakan anggaran di DPR. (*/OL-5/MICOM)

PENGHARGAAN GUBERNUR JABAR



Selamat kepada Gubernur JaBar AHMAD HERYAWAN  yang baru saja menerima Anugerah Parahita Ekapraya 2012 yang diserahkan langsung oleh Presiden RI pada acara puncak Peringatan Hari Ibu ke-84 di Gd. Smesco Jl. Gatot Subroto Jakarta.

PENGHARGAAN YANG DIPEROLEH PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT (Update 18 Desember 2012) Jumlah 91 Penghargaan:

BERDASARKAN WAKTU
(1) Tahun 2008 =  4 Penghargaan
(2) Tahun 2009 = 10 Penghargaan
(3) Tahun 2010 = 13 Penghargaan
(4) Tahun 2011 = 31 Penghargaan
(5) Tahun 2012 = 33 Penghargaan

BERDASARKAN BIDANG
(1) Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup = 13 Penghargaan
(2) Bidang Pembangunan Sosial Budaya = 23 Penghargaan
(3) Bidang Pembangunan Perekonomian = 22 Penghargaan
(4) Bidang Pemerintahan = 33 Penghargaan

Bantu share ke temen2 ya sis/gan biar media ga diskriminatif cuma itu2 aja yg dimunculin di pemberitaan, #diskriminasimedia

Subhanallaaaaah...
Semoga Allah menjaga keikhlasan Kang Aher yg sholeh lagi Mushlih...

Lanjutkan Kang Aher...
بارك الله فيك 
سر على بركات اللّهِ
فى امان الله ورعايته





oleh : ust . Erry Diantoro

INDAH PADA WAKTUNYA


Seorang anak berkeluh kesah pada Ibu bahwa segala sesuatunya tak berjalan seperti yang ia harapkan.

Ia mengeluh bagaimana ia mendapat nilai jelek di sekolah, kisah cinta yang putus ditengah jalan dan betapa sedihnya ia saat sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

Ibu yang sedang membuat adonan kue, dengan tersenyum menawarkan apakah ia mau mencicipinya.

Dengan senang hati sang anak berkata, “Tentu, aku selalu suka kue buatan Ibu.”

Namun ibu berkata, “Bukan kuenya, coba cicipi mentega ini.” Ibu menyodorkan sendok yang penuh mentega.

“Ibu, rasanya hambar, tidak enak,” kata si anak sambil mengernyitkan dahi.

Sang Ibu terus menawarkan, “Kau ingin mencicipi rasanya telur mentah?”

Sedikit kesal, si anak berkata, “Ibu, jangan bercanda ”

Tapi Ibu masih menawarkan, “Bagaimana kalau kau coba tepung terigu dan baking soda ini?” Anaknya pun semakin heran dan hampir beranjak pergi.

Kemudian Ibu berkata dengan lembut, “Sayang, semua ini memang tidak enak jika dirasakan satu persatu. Tapi bila dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, benda-benda ini akan menjadi kue yang enak, enak sekali.”

Seperti inilah cara Allah bekerja. Ketika Allah membiarkan kita melalui masa sulit dan tak menyenangkan, sesungguhnya Dia sedang mengajarkan kita banyak hal, ... sesuai dengan rancanganNya,

Berbagai hal tak mengenakkan ini diperlukan dalam sebuah proses pembelajaran hidup, dan penemuan hakikat seorang hamba.

Bersabar dan bersyukur ... niscaya segala sesuatu akan indah pada waktunya ...

Kiriman : Ust. Erry Diantoro ,Pondok Aren

Selasa, 18 Desember 2012

Syuro DPRa Pondok Jagung sambil menikmati Martabak special





Segala puji bagi Allah swt shalawat serta salam semoga selau tercurah kepada nabi kita Muhammad saw sebagai suri tauladan kita dalam menapaki kehidupan di dunia ini,waba’du.

Menindak lanjuti hasil konsolidasi internal PKS se DPD Kota Tangerang Selatan pada 16 Desember 2012 yang lalu ,Alhamdulillah pada hari selasa tanggal 18 Desember 2012 ba’da isya, DPRa Pondok jagung telah mengundang team hadhonah pondok jagung untuk mengikuti syuro di seketariat DPRa ,rumah akh jhokowi.

Setelah mendengarkan motivasi dari Ustadz Erry Diantoro dan Ustadz Mukhtar selaku perwakilan dari team hadhonah  maka agenda syuro pun di mulai.yaitu semua pengurus DPRa memulai memikirkan strategi dan program apa yang akan di terapkan di DPRa Pondok jagung , tentu dengan mengacu pada amanat konsolidasi serta mengukur kemampuan internal, letak wilayah,jumlah kader,karakter warga,serta ketokohan seseorang yang mempengaruhi jalanya semua aktivitas dakwah.

Dinginnya malam itu terasa begitu hangat karena keakraban dan suasana ukhuwah.. tak terasa 2 paket martabak spesial pun habis disantap.
Diskusi dan pembahasan pun begitu mengalir penuh inspirasi dan masukan-masukan kreatif dari setiap jamaah syuro, sampai mengerucut pada satu perencaan program. apa program yang dimaksud ??? tunggu tanggal mainnya !

Karena semangatnya  sampai tak terasa waktu yang sudah menunjukan pukul 00:00.maka syuro pun kami tutup dengan berdo'a pada ALLOH SWT agar segala apa yang kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi kader yang memberi kontribusi yang terbaik untuk da’wah ini dan ridho Allah lah segala tujuan kita. amin

FPKS Desak Pengesahan RUU Jaminan Produk Halal



 



Jakarta - Maraknya kasus bakso oplosan daging babi belakangan ini meresahkan masyarakat. Untuk menertibkan hal itu, FPKS mendorong DPR segera mengesahkan RUU Jaminan Produl Halal yang saat ini sedang dibahas.

"Dengan kejadian ini, di mana juga pernah terjadi sebelumnya ada bakso daging tikus dan lain-lain, Fraksi PKS akan mendorong segera disahkannya RUU Jaminan Produk Halal," kata anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, dalam siaran pers, Selasa (18/12/2012).

Menurut Nasir, dengan adanya kasus bakso oplos daging babi, RUU Jaminan Produk Halal ini mendesak untuk segera disahkan. Sebab, dengan adanya RUU ini, maka pemerintah bisa menindak tegas pelaku yang melakukan pelanggaran.

"Apabila sebelumnya ada perdebatan apakah sertifikasi halal bersifat mandatori (wajib) atau voluntary (sukarela), maka kita mendorong agar sertifikasi halal haruslah bersifat mandatory, agar memberikan jaminan keamanan suatu produk untuk konsumen," ujarnya.

Nasir juga meminta pemerintah untuk sesering mungkin melakukan inspeksi mendadak kepada pedagang daging dan bakso.

"Pemerintah harus sesering mungkin melakukan sidak dan menindak pedagang nakal tersebut, karena sudah merupakan tindakan kriminal membohongi konsumen seolah-olah bakso halal," imbuh pria yang pernah menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR itu.

sumber : pks.or.id