Jumat, 28 Desember 2012

TIPU DAYA SYAITAN

Dalam suatu Konferensi iblis...syaitan dan jin dikatakan..
biarkanlah mereka pergi ke Masjid..biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka..TAPI CURI WAKTU MEREKA.. hingga
Mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah”...

“Inilah yang akan kita lakukan” kata iblis... ”Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!”...

“Bagaimana kami melakukannya?” tanya para hadirin yaitu iblis..
syaitan dan jin...
Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka dan ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran
mereka,”..

Jawab sang iblis..
- “Rayu mereka agar suka BELANJA..BELANJA DAN BELANJA SERTA
BERHUTANG..BERHUTANG DAN BERHUTANG”...- “Bujuk para istri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu,..10 – 12 jam
seminggu..hingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat
kosong.”..
“Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak
mereka.”..
- “Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis..maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan
lelah sepulang dari bekerja..Dorong terus cara berfikir seperti itu
sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan di rumah.”..
- “Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama
mereka berkendaraan”.. Dorong mereka untuk menyetel TV..VCD..CD dan PC di rumahSepanjang hari..
Bunyikan musik terus menerus di semua restoran maupun toko
toko di dunia ini.”..

Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan Rasul-Nya”..
- “Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan
tabloid...Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip serta
infotainment selama 24 jam sehari”..
- “Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan”...Banjiri
kotak surat mereka dengan informasi tak berguna..katalog- katalog..undian-undian..tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan...
- “Muat gambar wanita cantik yang langsing dan berkulit mulus di
majalah dan TV untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting.. hingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka”..
- “Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari..buatlah mereka sering sakit kepala”...
- “Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami..maka akan mulai mencari di luaran..Hal inilah yang akan
mempercepat retaknya sebuah keluarga”..
- “Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat.”..
- “Sibukkan mereka hingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji
bagaimana Allah menciptakan alam semesta...Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan..dugem..fitness..mall..pertandingan-pertandingan..konser musik dan bioskop.”..
- “Buatlah mereka menjadi SIBUK..SIBUK DAN SIBUK...Perhatikan jika mereka jumpa dengan orang shaleh..bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti..hingga percakapan mereka tidak berdampak apa- apa..
- “Isi kehidupan mereka dengan keindahan- keindahan semu yang
akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah..Dan Dengan segera mereka akan merasa bahwa
keberhasilan..kebaikan/­kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat(bukan atas izin Allah).”..
- “PASTI BERHASIL...PASTI BERHASIL.. RENCANA YANG BAGUS.”..
Iblis..syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat
melakukan tugas MEMBUAT MUSLIMS MENJADI LEBIH SIBUK..LEBIH KALANG KABUT DAN SENANG HURA-HURA..Dan hanya
menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta.”..
“Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan Rasul-Nya”... Sekarang pertanyaanya
adalah... “APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL...???”...
ANDALAH YANG MENENTUKAN..!!!“ Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum..kecuali kaum itu sendiri yang
menentukan “.....
 

Sabtu, 22 Desember 2012

Hijau dan Putih adalah Warna Favorit Nabi Muhammad SAW

 

Selama ini mungkin kita hanya mengetahui bahwa Rasulullah atau Islam identik dengan warna hijau. Sebenarnya apa warna-warna favorit Rasulullah Muhammad saw?
Annas bin Malik mengatakan, “Warna yang paling disukai oleh Rasulullah saw adalah hijau.” Namun selain itu Rasul juga ternyata menyukai warna putih. Ada juga keterangan bahwa Nabi Muhammad saw pernah memakai pakaian berwarna hitam, merah hati, abu-abu dan warna campuran.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin berkata : ” Yang amat disukai oleh Nabi saw ialah warna putih.”
Ibnu Hajjar dalam Tanbih Al Akhbar mengatakan: “Pada hari raya kami disuruh memakai pakaian berwarna hijau karena warna hijau lebih utama. Adapun warna hijau adalah afdhal daripada warna lainnya, sesudah putih.”
Ibnu Ady meriwayatkan dari Jabir r.a yang berkata: “Aku pernah melihat Nabi saw memakai serban hitam yang dipakainya pada hari raya…”
Al Baihaqi meriwayatkan hadis dari Jabir r.a katanya : “Pernah Rasulullah saw berpakaian yang bercorak merah pada dua hari raya dan pada hari Jumat.”
Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. dia berkata : “Pernah Nabi saw keluar dengan kepala yang dibalut sehelai kain yang berwarna abu-abu.”
Imam Bukhari meriwayatkan hadis dari Anas r.a, beliau pernah melihat : “Nabi saw menutup kepalanya dengan kain biasa yang bercorak-corak warnanya.”

eramuslim
 

Referendum Mesir Tahap Kedua, Pendukung Mursi Makin Tak Terkejar



Referendum Mesir tahap kedua yang digelar Sabtu (22/12), membuat kemenangan pendukung Mursi semakin tak terkejar. Hasil awal dari perhitungan suara di 17 provinsi membuat kemajuan signifikan bagi prosentase dukungan untuk konstitusi baru sebesar 82,2 persen. Sedangkan yang memilih “tidak” hanya 17,8 persen.

Seperti dilansir Ikhwanoline.com, Ahad (23/12), jumlah suara “Ya” sampai berita ini dimuat mencapai 2.320.231 suara. Sedangkan yang memilih “Tidak” hanya 499.209 suara.

Referendum Mesir dilaksanakan dalam dua tahap, yakni 15 Desember dan 22 Desember. Tahap I diikuti oleh 10 provinsi, sedangkan 17 provinsi sisanya melaksanakan pemungutan suara referendum pada tahap II.

Pada tahap I, sebelum perhitungan manual di pusat, pendukung konstitusi baru menang dengan 57 persen suara. Jika tren perhitungan suara referendum tahap II tidak berubah, agaknya selisih suara semakin signifikan.

Hasil awal perhitungan referendum Mesir tahap kedua ini membuat kalangan liberal kembali dilanda kecemasan. Sebaliknya, kalangan Islam yang dimotori oleh Ikhwanul Muslimin justru menatap pengesahan konstitusi baru secara optimis.

Seperti dilansir Aljazeera, salah seorang juru bicara kalangan Islam, Essam El-Erian yakin konstitusi baru akan segera disahkan. Dia yakin, konstitusi baru akan membangun sistem politik yang lebih terbuka di Mesir.

"Sistem politik akan terbuka bagi seluruh kalangan dengan adanya konstitusi baru," ujar Essam mengomentari perkembangan Referendum Mesir.  

bersamadakwah

22 Desember 1948: Syafruddin Prawiranegara memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia

Syafruddin Prawiranegara 

Pada 64 tahun lal Syafruddin Prawiranegara memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat.
Mr. Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.
Syafruddin adalah orang yang ditugaskan oleh Soekarno dan Hatta untuk membentuk Pemerintahan Darurat RI (PDRI), ketika Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditangkap pada Agresi Militer II, kemudian diasingkan oleh Belanda ke Pulau Bangka, 1948. Syafruddin menjadi Ketua Pemerintah Darurat RI pada 1948.
Atas usaha Pemerintah Darurat, Belanda terpaksa berunding dengan Indonesia. Perjanjian Roem-Royen mengakhiri upaya Belanda, dan akhirnya Soekarno dan kawan-kawan dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta. Pada 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan Presiden Sukarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua kabinet. Serah terima pengembalian mandat dari PDRI secara resmi terjadi pada tanggal 14 Juli 1949 di Jakarta.

Masyarakat Diminta Mengawasi Kualitas Pembangunan

Di penghujung tahun anggaran 2012, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar safari pembangunan di seluruh wilayah. Acara tersebut bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait program kerja Pemerintah Daerah yang telah berjalan dan akan digulirkan.

"Masyarakat saya minta untuk aktif mengawasi kualitas setiap pekerjaan pembangunan," ungkap Walikota Airin Rachmi Diany, di hadapan ratusan warga kecamatan Setu yang memenuhi ruangan Gedung Serba Guna (GSG) Puspiptek dalam acara Safari Pembangunan Walikota Tangerang Selatan Tahun 2012, Jum'at, 14 Desember 2013.

Menurut Walikota, pembangunan memerlukan peran serta aktif dari masyarakat dalam hal pengawasan. Bila masyarakat mengetahui hasil kualitas dari setiap pekerjaan yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar bisa langsung melaporkan melalui surat suara atau pesan singkat di nomor  087888996363 atau melalui email dengan alamat Email:info@tangerangselatankota.go.id.

Langkah tersebut ditempuh, kata Walikota, agar hasil pembangunan yang baik ini nantinya dapat langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab, anggaran biaya pembangunan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersumber dari dana masyarakat lewat pembayaran retribusi dan pajak daerah.

"Semoga kegiatan safari pembangunan ini tidak hanya sekedar seremonial saja. Tapi menjadi momentum untuk kita saling bertukar informasi sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menyampaikan program pembangunan yang sudah dan akan berjalan, terutama program skala prioritas," pesan Walikota.

Pada kesempatan itu, dijabarkan 10 program prioritas yang tengah digulirkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pascaotonomi daerah pemerintahan definitif berjalan, diantaranya peningkatan kehidupan sosial kemasyarakatan, Penataan kota  berwawasan lingkungan, Pembangunan fasilitas umum dan sosial, Penataan sistem transportasi terpadu, Pelayanan dasar pendidikan, dan lainnya.

Hal senada diutarakan Wakil Walikota Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa kegiatan safari pembangunan sengaja dilakukan di penghujung tahun. Safari ini sebagai komunikasi pembangunan antara Pemerintah Kota dengan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

"Karena masyarakat merupakan telinga dan matanya pemerintah. Jadi bisa menginformasikan langsung bila kualitas pembangunan yang dikerjakan pemborong tidak sesuai," jelas Wakil Walikota Benyamin, di Gedung Serb Guna (GSG) BSD, kecamatan Serpong.

Pada kegiatan safari pembangunan yang digelar Hari Jum'at 14 Agustus 2012 ini dilakukan di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Setu dan Kecamatan Serpong. Sementara pada Hari Rabu Tanggal 19 Desember 2012, rencananya akan digelar acara yang sama di Kecamatan Ciputat timur,  Kecamatan Pamulang, dan Kecamatan Ciputat. Untuk Kecamatan Serpong Utara dan Pondok Aren akan diselenggarakan pada Hari Jum'at Tanggal 21 Desember 2012. 
Dalam setiap acara safari pembangunan pada seluruh Kecamatan, hadir tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW perwakilan dari wilayah di masing-masing kecamatan, Ibu-ibu kelompok pengajian dan kader lingkungan. Tak ketinggalan sejumlah pimpinan dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hadir dalam pertemuan tersebut. (bpti-ts)

web tangsel
a

Jumat, 21 Desember 2012

Inspirasi Kejujuran Seorang Office Boy

Inspirasi Kejujuran Seorang Office Boy 

Office boy Bank Mandiri Syariah Bekasi, Agus Chaerudin (35) menemukan uang Rp 100 juta di tempat sampah kantornya. Setelah menemukannya, dia memilih untuk mengembalikannya.
“Allah Maha melihat,” kata Agus saat ditemui di kantornya di kawasan Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi, Rabu (19/12/2012).
Sikap Agus yang patut diacungi jempol ini, merupakan hasil didikan orang tuanya yang mengajarinya untuk selalu mengutamakan kejujuran, dan jangan menjadi pencuri. Seperti halnya Agus, orang tuanya juga seorang pegawai rendahan di salah satu bank.
Agus mengaku dirinya terinspirasi dari kisah Umar bin Khatab. “Kisah yang saya kagumi Umar bin Khatab,” terang Agus. Kala sahabat nabi itu menjadi khalifah, kesederhanaan dan kejujuran sangat dijunjung tinggi.
Yang dikagumi Agus, Umar bahkan tidak mau menggunakan fasilitas negara pun untuk urusan pribadi beliau. Agus mengambil satu kisah ketika Umar berbincang dengan anaknya, Umar memadamkan lampu karena lampu itu dibiayai oleh uang negara. “Saya berharap ada pemimpin seperti Umar,” tutur Agus yang sudah bekerja 3 tahun.
Ayah 3 anak ini menemukan uang Rp 100 juta itu pada bulan Ramadhan, 4 Agustus silam. Sore itu kantornya sudah sepi, dan dia tengah membersihkan kantor sebelum pulang. Di tempat sampah dia menemukan 10 bundel uang recehan Rp 100 ribu. Agus tak berani menyentuhnya, dan bergegas memanggil satpam.
Satpam kemudian melaporkannya ke staf bank. Uang tersebut dihitung dan ternyata berjumlah Rp 100 juta. Uang itu milik bank yang tercecer karena kelalaian seorang teller. Sebagai apresiasi atas kejujurannya, Agus mendapat hadiah Rp 1,75 juta dan piagam.
“Saya tak mengharap hadiah, bekerja saja sudah Alhamdulillah,” terang Agus yang dulunya pernah bekerja serabutan sebagai tukang parkir dan asongan.

fimadani

Program Bedah Rumah Tingkat Banten Diresmikan di Serpong

Puluhan rumah warga kalangan ekonomi menengah ke bawah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Banten mengikuti program bedah rumah. Dari puluhan unit rumah yang dibedah ini, 10 diantaranya berada di Kota Tangerang Selatan.
 
"Di Banten pada tahun anggaran 2012 ini ada 85 unit rumah yang kami bedah," ungkap Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, usai peresmian Lingkungan Sehat Permukiman dan Bedah Rumah di kelurahan Ciater Kecamatan Serpong, akhir pekan kemarin.

Gubernur Atut menjelaskan, melalui program sosial yang digulirkan di 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 7,484 milyar yang sumber dananya berasal dari APBD 2012. Rinciannya, rumah sehat sederhana yang dibedah sebanyak 85 unit, fasilitas MCK 7 unit, jalan paving block sepanjang 6,813 meter persegi dan saluran air (drainase) pemukiman warga radius 1,858 meter persegi.

Seluruh warga yang rumahnya dibedah, kata Gubernur Atut, berasal dari kalangan warga tak mampu dan tidak memiliki pekerjaan tetap. "Tentunya kriteria warga yang rumahnya dibedah untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah. Tadi diketahui, dari warga yang rumahnya dibedah pekerjaannya penjaga kuburan atau warga yang memiliki pekerjaaan sosial dengan mobilitas tinggi," katanya.

Gubernur Atut menambahkan, dampak dari semakin meningkatnya angka kebutuhan hunian dan keterbatasan kemampuan pemenuhan di Banten mengakibatkan backlog (suatu kondisi yang perlu diselesaikan). Kondisi tersebut menyebabkan timbulnya rumah kumuh di daerah perkotaan dan perdesaan.

Demi mengatasi masalah tersebut, tambahnya, maka digulirkan kegiatan fasilitasi dan stimulasi pembangunan perumahan dan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) khusus di lingkungan bagi warga tak mampu. Tak hanya itu, akses jalan pemukiman warga yang berpotensi sebagai kawasan industri kreatif skala kecil juga turut diperbaiki. 

"2013 akan ada perubahan (jumlah kuota bedah rumah ditambah). Insya Allah pada perubahan (APBD Perubahan) karena kalau sekarang waktunya mepet sekali," paparnya Gubernur Atut.

Berdasarkan data yang dihimpun Web Tangsel, jumlah rumah di masing-masing kabupaten/kota yang menjadi sasaran program tersebut yakni, Kabupaten Lebak 10 unit rumah. Kabupaten Pandeglang 16 unit rumah, Kabupaten Tangerang 10 unit rumah. Kota Tangerang 10 unit rumah,

Kabupaten Serang 10 unit rumah. Kota Serang 9 unit rumah, Kota Cilegon 10 unit rumah serta Kota Tangsel 10 unit rumah. Selain bedah rumah, setiap daerah di kabupaten/kota juga mendapatkan bantuan pembangunan satu sarana MCK, jalan dan drainase.

Walikota Tangerang Selatan - Airin Rachmi Diany, mengatakan, program yang termasuk dalam Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) ini, pada tahun 2012 kelurahan Ciater dan Lengkong Gudang Timur menjadi wilayah sasaran.

Tak hanya itu, lanjutnya, sejumlah jalan-jalan lingkungan di dua wilayah tersebut saat ini sudah tertata rapi. Juga bagi kaum perempuan diberikan pelatihan menjahit serta pemberian bantuan modal usaha berbentuk barang agar mereka mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarganya masing-masing.

"Semoga rumah yang sudah ditempati ini dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi bapak dan ibu semua," kata Walilota Airin.

Walikota Airin menambahkan, melalui program Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang terdapat dalam P2WKSS, ada sejumlah program yang secara rutin dan berkelanjutan diterapkan. Program tersebut diantaranya tentang masalah kesehatan seperti posyandu, posbindu, penanganan gizi buruk, kesehatan lingkungan dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Atut bersama Walikota Airin didampingi sejumlah pejabat tinggi daerah lainnya mendatangi tiga unit rumah warga yang telah selesai dibedah dan kini sudah ditempati. Keduanya sempat bercengkrama dengan penghuni lalu berpesan agar kondisi rumah dijaga dan dirawat.

Rona terharu dan gembira terpancar dari wajah puluhan warga tak mampu di Kota Tangerang Selatan. Rumah mereka yang sebelumnya hanya terbuat dari anyaman bambu (gedek) dan lantai tanah, kini disulap menjadi layak huni oleh pemerintah daerah.

Tampak, seorang ibu rumah tangga menangis terharu karena gembira setelah tempat berteduh seluruh anggota keluarganya telah rapi dan layak huni. Berbeda dengan kondisi sebelum mengikuti bedah rumah.(bpti-ts)

web tangsel

Hidayat: Ironi, Dukungan Publik Terhadap Partai Korup Masih Tinggi



Banyaknya partai yang kadernya terlibat korupsi selayaknya akan dipersepsikan sebagai partai korup yang berujung pada rendahnya dukungan masyarakat. Namun, rupanya tidak demikian yang terjadi menurut pandangan PKS.

"Ada ironi yang memprihatinkan, dukungan besar masyarakat pada KPK sebagai institusi pemberantasan korupsi yang dipercaya tak berbanding lurus dengan sikap masyarakat dalam memilih partai politik," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, dalam jumpa pers 'Out Looking 2013, di Bakso Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Jumat (21/12/2012).

"Hasil survei tentang persepsi masyarakat terhadap partai-partai terkorup di Indonesia menyebutkan beberapa partai besar yang anggotanya banyak terlibat korupsi itu masih terbilang tinggi," lanjutnya.

Menurutnya, harusnya dukungan masyarakat yang besar kepada KPK bisa langsung berbanding lurus dengan penilaian mereka terhadap hal-hal yang dilakukan partai.

"Jangan sampai ada anomali yang kami rasakan, dalam hasil lembaga survei ada partai selalu dapat ranking 1, 2, 3 tapi saat ditanyakan ke publik terkait partai partai-partai yang dipersepsi korupsi malah jadi ranking," ujarnya.

Ia menuturkan persepsi itulah menjadikan tahun 2012 ini sebagai kondisi politik yang anomali, di mana seharusnya 2013 persepsi publik harus sudah sejalan seiring dengan dukungan untuk pemberantasan korupsi.

"Tampaknya tahun 2012 masih menyisakan anomali antara semangat pemberantasan korupsi dengan pilihan masyarakat terhadap partai yang anggotanya banyak terlibat korupsi," tutup Hidayat.

*http://news.detik.com/read/2012/12/21/123253/2124428/10/hidayat-ironi-dukungan-publik-terhadap-partai-korup-masih-tinggi
 

Umiku




Umiku…
Salam rindu dan sayang walau ku tahu kau jauh dariku
Anak yang shalihah menjadi asamu kepadaku
melangkah dalam rasa ini ingin selalu dekat denganmu
dan senyum indah di wajah cantikmu selalu ada dalam asaku
Maafkan aku umi…
Di setiap kata yang menggores hitam di putihnya hatimu
Tajamnya lisan dan ringannya tanganku melukaimu
Buramnya wajah ketidaktundukanku padamu
Maafkan umi, Karena ku,
Melesuh payah wajah dan tubuhmu untuk membesarkanku
Lapar hausmu kau relakan untukku
Waktu berhargamu kau hadiahkan untukku
Kenyang tidak hausmu kau berikan untukku
Wangi segarmu kau percikkan untukku
Dan segala-galanya kau berikan demi kebahagiaanku
Terima kasih umiku…
Atas butiran-butiran cinta yang selalu menetes dalam setiap sujud doamu
Peluk kasih yang terus kau curahkan di setiap usiamu
Kata-kata keimanan yang berseteru memadu kasih dalam taqwamu
Semangat embun pagi yang selalu kau kucurkan di setiap langkahku
Pengorbananmu di sepanjang usiaku
Tetesan-tetesan cair dalam kebekuan untuk mengenal Rabbku
Untuk yang kemarin, sekarang dan yang akan datang terima kasih umiku…..
Salam cinta dalam harunya biru yang menderu rindu untukmu…
Dear umiku.
—
@ merahsaga, 11 Desember’12 di bumi Allah

dakwatuna

Hebat, Tetap Berjilbab Walau Bekerja Menjadi Ilmuwan NASA

Tahani Amer Ilmuwan nasa yang berjilbab










 Penampilan perempuan itu mencolok di jajaran foto pegawai perempuan di Badan Antariksa Amerika  Serikat (NASA), terpampang di laman Women@NASA. Dia satu-satunya yang mengenakan kerudung.
Nama perempupuan itu Tahani Amer, doktor bidang teknik dari Old Dominion University di Norfolk, Virginia. Sehari-hari, ia bekerja cabang Computational Fluid Dynamics (CFD) atau Komputasi Dinamika Fluida NASA. Sehari-hari dia berjibaku dengan kode komputer CFD sampai memanjat langit-langit  terowongan angin untuk memasang alat  pengukur kecepatan.
"Aku seorang muslim Amerika, pegawai NASA, yang tumbuh di pinggiran kota Kairo, Mesir," kata Amer, seperti dimuat situs NASA.
Minat Amer pada teknik timbul saat ia melihat ayahnya memperbaiki mesin mobil di apartemennya yang kecil di Mesir. Sementara kecintaannya pada matematika memuluskan jalannya menjadi insinyur aeronautika yang bekerja di salah satu lembaga paling terkemuka dunia. "Bagi saya, pendidikan adalah kunci yang membuka banyak peluang," kata dia.
Amer menceritakan awalnya ia ingin masuk sekolah kedokteran di Kairo. Namun, pilihan hidupnya mengubah cita-citanya. Ia menikah di usia 17 tahun dan pindah ke Amerika Serikat.
"Matematika adalah subyek favorit saya," kata dia. "Saat tiba di AS pada 1983 dan masuk ke kelas kalkulus pertama saya, saya tak bisa bicara satu katapun dalam Bahasa Inggris. Tapi saya bisa memperoleh
nilai A dalam mata pelajaran itu," cerita dia. Saat itulah Amer merasa, karirnya di bidang teknik akan menjadi masa depannya.
Ia pun berhasil menyelesaikan kuliah non-gelarnya di bidang teknik dalam dua tahun, sembari mengasuh dua anaknya yang masih kecil. Lalu ia meraih gelar sarjana di bidang teknik, disusul master di teknik aeronautika, dan lalu doktor di bidang teknik.
Amer memulai karirnya di NASA pada tahun 1992, di proyek CFD. Sejak itulah ia mendapatkan banyak pengalaman berharga bekerja sama dengan banyak ilmuwan cerdas yang mencintai pekerjaannya. Lalu, ia bekerja di salah satu terowongan angin NASA untuk melakukan eksperimen tekanan dan termal cat sensitif. "Aku bekerja dengan kode-kode komputer CFD dan memanjat langit-langit untuk menginstal alat kecepatan. Ini luar biasa, aku seperti gadis kecil di 'toko permen' NASA. Segalanya terasa mungkin."
Amer mengaku tak pernah merasa bosan bekerja di NASA. Ia bahkan berhasil menemukan dan mematenkan sistem untuk mengukur konduktivitas termal film tipis.
Mendapat anugerah otak encer dan kesempatan memperoleh pendidikan, membuat Amer tak pelit berbagi ilmu. Ia rajin ikut serta dalam program sosial yang  diselenggarakan NASA.
Ia pun aktif di masjid, untuk mengajar soal Islam dan mengaji Alquran untuk anak-anak. "Paska serangan 11 September saya ikut serta memberi pemahaman tentang Islam di komunitas saya. Saya juga memberi ceramah di gereja-gereja, di banyak universitas, dan sekolah lokal. Bahkan ada surat kabar lokal yang mewawancaraiku soal Islam," kata Amer.
Selama hidupnya Amer punya tiga prinsip: melayani Tuhan maka Anda melayani semua makhluk; bahwa pendidikan adalah kunci yang membuka peluang; dan berusaha melayani orang lain dengan welas asih dan kebaikan.
"Dengan tiga prinsip itu saya mencoba menerapkan standar hidup sehari-hari untuk menantang diri saya sendiri dalam pekerjaanku di NASA, berusaha terus memperbaiki diri, dan membantu orang lain melalui sebuah organisasi besar: NASA."
NASA mengembangkan laman Women@NASA sebagai usaha membantu siswi sekolah menengah untuk mengeksplorasi peluang karir di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.(kd)

suaranews

Lagi, Heryawan Raih Penghargaan ke-92



Hadir di peringatan hari guru nasional dan HUT PGRI ke-67 tingkat Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jabar Amad Heryawan mendapat kejutan. Ia menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha (DPN) dari Pengurus Besar PGRI Pusat.

"DPN adalah penghargaan tertinggi dalam dunia pendidikan," kata Ketua PB PGRI Sulistyo dalam sambutannya di gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, Kamis (20/12).
Penghargaan yang tertuang dalam SK nomor 875/KEP/PB/20/2012 ini diberikan karena Heryawan dinilai berprestasi pada pengembangan pendidikan, pembinaan dan peningkatan kesejahteraan guru, serta perhatian yang besar pada organisasi guru.

Sebenarnya, menurut Sulistyo, banayak usulan yang masuk ke PB PGRI tentang kepala daerah yang layak dapat DPN. "Setelah kami seleksi dan verifikasi satu per satu, Ahmad Heryawan adalah figur yang tepat," jelasnya.

Seperti diketahui Heryawan memiliki perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan. Sebanyak 20 ribu ruang kelas baru (RKB) sudah dibangun, penggratisan sekolah tinkat SD dan SLTP, beasiswa ke Perguruan Tinggi, dan beasiswa 100 dokter.

Sementar itu Heryawan merasa kaget ketika diumumkan mendapatkan penghargaan. "Ini surprise, saya kesini niatnya menghadiri undangan peringatan hari guru dan PGRI, gak nyangka kalau dapat penghargaan. Terimakasih PGRI," jelas Heryawan dalam sambutannya.

Bagi Heryawan perhatiannya pada dunia pendidikan adalah merupakan kewajiban dirinya sebagai gubernur. Karena tanpa pendidikan pembangunan sebuah bangsa akan mustahil.

"Tanpa guru, tidak ada kemajuan sebuah bangsa. Guru adalah pembangun hakiki, dan pembangun peradaban semua bangsa," tandasnya dengan suara berapi-api diikuti tepuk tangan sekira 5.500 guru.

DPN adalah penghargaan ke-92 yang diterima Heryawan selama menjabat menjadi Gubernur Jabar.  “Sebenarnya kami bekerja bukan untuk penghargaan, kami bekerja agar Jabar sejahtera. Kalaupun akhirnya dapat banyak penghargaan, ini untuk rakyat Jabar yang sudah bersama-sama membangun Jabar,” papar gubernur yang akrab disapa Aher ini. (*)

Penghargaan yang diperoleh Pemprov Jabar selama dipimpin Ahmad Heryawan:

BERDASARKAN WAKTU
(1) Tahun 2008 = 4 Penghargaan
(2) Tahun 2009 = 10 Penghargaan
(3) Tahun 2010 = 13 Penghargaan
(4) Tahun 2011 =  31 Penghargaan
(5) Tahun 2012 = 34 Penghargaan

BERDASARKAN BIDANG
(1) Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup = 13 Penghargaan
(2) Bidang Pembangunan Sosial Budaya = 24 Penghargaan
(3) Bidang Pembangunan Perekonomian = 22 Penghargaan
(4) Bidang Pemerintahan = 33 Penghargaan

islamedia 

Tahun Baru Masehi : Sejarah Kelam Penghapusan Jejak Islam

 

Dalam beberapa hari ke depan, tahun 2012 akan segera berganti, dan tahun 2013 akan menjelang. Ini tahun baru Masehi, tentu saja, karena tahun baru Hijriyah telah terjadi satu pekan yang lalu. Bagi kita orang Islam, ada apa dengan tahun baru Masehi?
Sejarah Tahun Baru Masehi
Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.
Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.


Perayaan Tahun Baru
Saat ini, tahun baru 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristen. Namun kenyataannya, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Dunia.
Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.
Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu
Seperti kita ketahu, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.

 

Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).

Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year’s Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan pangan selama setahun penuh. Bagi orang kristen yang mayoritas menghuni belahan benua Eropa, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.
Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan “Selamat Tahun Baru” dan menyanyikan Auld Lang Syne.Di negara-negara lain, termasuk Indonesia? Sama saja!

 

Bagi kita, orang Islam, merayakan tahun baru Masehi, tentu saja akan semakin ikut andil dalam menghapus jejak-jejak sejarah Islam yang hebat. Sementara beberapa pekan yang lalu, kita semua sudah melewati tahun baru Muharram, dengan sepi tanpa gemuruh apapun. (sa/berbagaisumber)

eramuslim
 

Masuk Islam, Kini Peraih MTV Europe Music Awards Ini Berjilbab



Lahir di Nikosia, Siprus, 30 Juli 1980 lalu, Diam's memiliki nama asli Mélanie Georgiades. Menjelang dewasa, Diam's menjadi rapper Perancis yang terkenal.

Album pertamanya "Premier Mandat" terbit pada tahun 1999, saat usianya menginjak 19 tahun. Sepuluh tahun kemudian lima album telah dihasilkannya.

Sedikitnya, delapan penghargaan musik diterimanya sejak tahun 2004 hingga 2007. yang paling fenomenal adalah saat Diam's meraih MTV Europe Music Awards pada tahun 2006.

Namun, di puncak karirnya itu, Diam's malah mengalami depresi. "Di puncak kesuksesan karir, saya menderita depresi berat. Saya telah mengunjungi banyak psikolog, tapi tidak satu pun dari mereka yang bisa membantu saya," kenang pemilik nama asli Mélanie Georgiades itu.

Diam's mengaku mulai menemukan jawaban atas segala kegalauan jiwanya ketika melihat seorang rekan Muslim-nya menunaikan shalat. Sejak saat itu, ia mulai mempelajari Islam dengan membaca terjemah kitab suci Al-Qur'an.

"Memeluk Islam adalah hasil perenungan pribadi saya setelah mempelajari agama ini dan membaca Al-Qur'an," kata Diam's yang memeluk Islam pada 2008 silam.

Setelah masuk Islam, kini Diam's mengenakan jilbab dan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan sosial. Diantaranya, membantu anak-anak yatim. [IK/Wkp/Rpb/Mua]

bersama dakwah

Mengapa Aku Memakai Jilbab

 


“Assalamu’alaikum, saya Gita, masih SMA. Mau nanya nih, gimana sih hukumnya jilbab? Kan sunnah ya?” tanyaku sambil sok menjawab sendiri.

Hadirin kasak kusuk.

Aku tak peduli. “Ya, setahu saya sih gitu. Ada banyak teman saya masuk pesantren. Disana mereka pakai jilbab, tapi pas keluar ya mereka lepas-lah, malah ada yang jadi rocker.”

“kayak saya nih.. Saya mau pakai jilbab, tapi ya ntar, nunggu udah nikah, udah tua atau pensiun. Lagian yang penting kan kita bisa jilbabin hati, ya ga? Buat apa pakai jilbab kalau nggak bisa jilbabin hati. Mendingan nggak dong!”

Mbak Nadia tersenyum, “Sahabat sekalian, sebagai seorang muslimah, sedikitnya saya punya 8 alasan mengapa saya memakai jilbab.”

Mengapa saya mengenakan jilbab?

Alasan pertama karena berjilbab adalah perintah Allah dalam surat Al Ahzab ayat 59 dan An Nur ayat 31.

Kedua, karena jilbab merupakan identitas utama untuk dikenali sebagai seorang muslimah. Astri Ivo, seorang artis, justru mulai menggunakan jilbab saat kuliah di Jerman. Saya Alhamdulillah mulai mengenakannya saat kuliah di Amerika.

Alasan ketiga saya mengenakan jilbab, karena dengan berjilbab saya merasa lebih aman dari gangguan. Dengan berjilbab, orang akan menyapa saya “Assalamu’alaikum,” atau memanggil saya “Bu Haji” yang juga merupakan do’a. Jadi selain merasa aman, bonusnya adalah mendapatkan do’a. Hal ini akan berbeda bila muslimah mengenakan pakaian yang “you can see everything”

Alasan keempat, dengan berjilbab, seorang muslimah akan merasa lebih merdeka dalam artian yang sebenarnya. Perempuan yang memakai rok mini di dalam angkot misalnya akan resah menutupi bagian-bagian tertentu tubuhnya dengan tas tangan. Nah, kalau saya naik angkot dengan berbusana muslimah saya bisa duduk seenak saya. Ayo, lebih merdeka yang mana?

Alasan kelima, dengan berjilbab, seorang muslimah tidak dinilai dari ukuran fisiknya. Kita tidak akan dilihat kurus, gemuknya kita. Tidak dilihat bagaimana hidung atau betis kita.. melainkan dari kecerdasan, karya dan kebaikan hati kita

Keenam, dengan berjilbab kontrol ada di tangan perempuan, bukan lelaki. Perempuan itu yang berhak menentukan pria mana yang berhak dan tidak berhak melihatnya

Ketujuh. Dengan berjilbab pada dasarnya wanita telah melakukan seleksi terhadap calon suaminya. Orang yang tidak memiliki dasar agama yang kuat, akan enggan untuk melamar gadis berjilbab, bukan?

Terakhir, berjilbab tak pernah menghalangi muslimah untuk maju dalam kebaikan

Oya berjilbab memang bukanlah satu-satunya indikator ketakwaan, namun berjilbab merupakan realisasi amal dari keimanan seorang muslimah. Jadi lakukanlah semampunya.

Aku berdiri memberi applaus pada Mbak Nadia. Keren banget alasannya berjilbab. “alasan ini Mbak, yang bisa saya terima!”

bersama dakwah

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah



Berawal dari note seorang ukhti shalihah yang bertemakan kerinduan hati akan sunnah yang indah ini... Duh, katanya sih nikah itu sesuatu banget. Lha gimana ga sesuatu, yang dulunya dikecam jadi dipuji, yang dulunya haram jadi halal, yang dulunya dulunyaa.. he..he..

Well, balik lagi ke niat awal menulis artikel ini, meski diri belum menggenapkan separuh Diin, izinkan untuk berbagi.. semoga ada manfaatnya, kalopun nanti ada yang kurang berkenan dan salah mohon dimaafkan dan diluruskan.. ^_^

Ketika Hati Rindu Ingin Menikah,

"Innamal 'amalu binniyat..." setiap amalan -termasuk nikah- berkualitas tidak nantinya dimulai dari niat. Sepakat ya? sipks.. kalo penginnya asal nikah/asal laku/asal kagak mbujang biar ga malu sama temen-temen yang udah 'nyolong' start duluan ya kualitas keluarga yang dibentuk nantinya juga asal ada, asal jadi, asal-asalan. Na'udzubillahi min dzalik yaa Rabbana...

Tapi kalau niatnya LILLAH -karena Allah semata-, kemudian caranya BILLAH -sesuai syari'atnya/seoptimal mungkin syar'i- dengan visi ILALLAH -untuk Allah, mendapatkan ridhaNya- insya Allah, Barakah.. Barakah..!

Saudariku.. permasalahan kita bukan sekedar menikah, tapi mewujudkan pernikahan yang berkualitas dalam pandanganNYa. Pernikahan yang barakah, pernikahan yang mengundang rahmat dan kasih sayangNya, pernikahan yang menjadikan tiap penghuni rumah shalih dan mushlih, pernikahan yang... ah antunna lebih tau dari ana.. :)

Tiada maksud menggurui sahabat.. bisa jadi antunna lebih faham, namun izinkan ana melanjutkan celoteh ini ya, he..he..

Ada sesuatu yang menggelitik tatkala teringat pertanyaan pusaka "Kapan nikah ukhti?" -Bagi kami yang bujang eh gadis-gadis ini dink (duh, mungkin ana sendiri aja kali ya ^.^") pertanyaan tersebut menohok banget, ibarat makan keselek dan butuh jurus pemungkas lainnya, nyari air- akan sebuah ayat:
kullu nafsin dzaa iqotul maut
, tiap yang bernyawa pasti akan mati (QS.3 : 185).

Terkadang kita -lagi, mungkin ana sendiri ^.^"- 'mati-matian' mempersiapkan sebuah mahligai pernikahan tapi ga 'mati-matian' mempersiapkan kematian yang pasti. Iya, menikah itu mungkin tapi mati itu pasti. Pertanyaannya kenapa? Mari kita mengintip masing-masing hati mungil ini, mungkinkah kita terlalu hubbuddunya? Tidak.. Maksud ana bukan berarti melupakan sunnah yang penuh nikmat ini, tapi adakah kita juga khawatir sebagaimana khawatir menanti 'mitsaqon ghalizha' yang satu ini..? antunna lebih fahm, 'afwan...

Sahabatku.. Siapakah yang tidak ingin separuh agamanya sempurna? Siapakah yang tak ingin bercanda mesra dengan pasangan yang telah dihalalkan padanya? Bahkan pandangan suami-istri yang penuh nafsu pun dipandang Allah dengan pandangan rahmat.. Semua ingin, iya sekali lagi semua ingin!
uhuk..uhuk..

Tiap rezeki, ajal, nasib baik-buruk telah ditetapkan sejak kita dalam kandungan. Demikian pula jodoh. Siapa jodoh kita sudah ada, sudah dipasangkan. Perkaranya, kita menjemput rezeki -jodoh- tersebut dengan cara yang disukaiNya atau dilemparNya penuh murka? Jika ingin diberikan dengan cara yang lembut, penuh kasih dan belaian sayangNya maka "fashbir shobron jamilan” (QS. 70 : 5). Bersabarlah duhai sahabat, dengan sabar yang baik.. Bersabarlah dengan shalat.. Karena kekuatan kita hanya datangnya dari Allah. :)

Sahabatku, "Jangan bersedih, Allah bersama kita..." Tinggal sejauh mana kita merasa Allah membersamai kita..? Ah, mungkin diri ini yang mesti belajar lebih dan bersuci hati, hingga nikmat dan sentuhan muraqabah selalu menyertai...

Mari kita jemput rezeki yang telah Allah tetapkan untuk kita dengan cara yang Allah sukai.. dengan cara yang Allah ridhai.. dengan cara yang cantik dalam pandangan Allah.. insya Allah, barakah..barakah..!
Karena orientasi kita barakah! kebaikan yang kontiunitas.

Cukuplah Allah sebaik-baik tempat mengadu dan memohon segalanya..
Hayuk kita meminta kepada Allah apapun kriteria yang diinginkan, ga usah ragu dan malu, karena Allah Maha Tahu, he..he.. (ingat buat targetan dalam liqoan, setinggi-tingginya, kalopun ga nyampe ya ga beda jauh dari yang ditargetan, insya Allah) ^_^

Sebagai penutup, lebih pada menunjuk diri pribadi : Tingkatkan kualitas diri, makin cantik dalam pandanganNya, insya Allah, Allah pun akan menghadirkan pasangan yang berkualitas dan tampan dalam pandanganNya.. siapakah yang lebih mengetahui hati-hati tiap manusia? Meningkatkan kualitas diri itu fokusnya bukan “dia” tetapi “saya”. Semakin saya berkualitas, yakin..yakin.. Allah akan menghadirkan hambaNya -entah dari bumi belahan mana- yang berkualitas sebagai pasangan kita.

"Fa idza azzamta fatawaqal 'alallah." Kalau sudah berazzam maka bertawakallah kepada Allah. Dan, Sibukkan diri lejitkan potensi! Bisa aktif dalam aktifias dakwah (struktural maupun wajihah-wajihah yang ada) atau ikhtiar sambil menyiapkan ma'isyah, atau yang lainnya. Mari tetapkan target nanti mau jadi apa fokus di mana, mungkin fokus menjadi ibu rumah tangga (madrasatul ummah). Jangan malu, jangan minder, itu peran mulia! Secerdas dan setangkas apapun, keluarga lebih berhak mendapatkan manfaatnya! Kalaupun menjadi seorang profesional, jangan sungkan, itu juga peran mulia! Bermanfaat bagi sesama!

Afwan minkum dan kepada Allah ana mohon ampun. wallahu a'lam bi shawab.. [][]


Penulis : Agatha Rizky
Sekretaris PD Salimah OKU Sumsel



bersama dakwah

Sudah Tak Aman, 40 Persen Warga Israel Pilih Hengkang dari Palestina



40 persen warga Israel memilih hengkang dari wilayah Palestina. Demikian hasil jajak pendapat terbaru surat kabar Israel, Haaretz.

Seperti dilansir Palestinian Information Center (PIC), Kamis (20/12), salah satu faktor paling kuat yang membuat warga Israel ingin meninggalkan Palestina adalah masalah keamanan. Meskipun ada yang menafsirkan keinginan untuk hengkang dari wilayah Palestina itu karena faktor ekonomi, namun hilangnya rasa aman tinggal di wilayah Palestina menjadi alasan utama.

Rasa tidak aman muncul karena Palestina yang selama ini dijajah mulai melakukan perlawanan yang mengancam keamanan dalam negeri Israel. Keberhasilan gerakan perlawanan Palestina di Gaza melontarkan roket-roketnya hingga ke Tel Aviv pada perang delapan hari, Nopember lalu. Perang yang disebut oleh umat Islam sebagai “hijarah as sijjil” itu membuat ketakutan warga Israel semakin meningkat.

Selain serangan jarak jauh yang mampu menjangkau Tel Aviv, pejuang Palestina juga berhasil menyusup ke jantung Israel itu. Lalu tiba-tiba mereka meledakkan bom mobil seperti pada pertengahan bulan lalu. Serangan roket dari luar sekaligus serangan langsung di dalam negeri membuat dua ketakutan Zionis menumpuk jadi satu.

Samy Mickail, seorang peneliti Israel, mengingatkan negerinya bahwa akar masalah itu muncul dari tindakan Israel yang mendatangkan kebencian dunia.

“Israel bisa saja berbangga di jantung negara yang paling rasis di dunia yang sudah berkembang. Namun ada bahaya hakiki terhadap Israel yang harus jeli dibaca oleh elit Israel bahwa negara mereka tidak ada di Eropa Utara namun ada di pusat Timur Tengah yang sedang “tersiksa”. Di sini kita sudah tidak punya tempat. Sebab di sekeliling kita membenci kita,” kata Mickail pada konferensi Asosiasi Studi Israel Internasional yang digelar di Haifa, akhir Oktober lalu. [IK/IP/bsb]

bersama dakwah

Kamis, 20 Desember 2012

Walikota Semarang Non Aktif, Akui Anggota Dewan Minta Uang Kecuali PKS

Wali Kota Semarang non aktif, Soemarmo Hadi Saputro, menyatakan pernah ada permintaan sejumlah uang dari para anggota DPRD Kota Semarang, terkait pembahasan rancangan untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang tahun 2012.
“Memang benar ada permintaan sejumlah uang dari anggota DPRD Kota Semarang terkait pembahasan anggaran. Namun, saya tidak memberikan apa pun,” ujar Soemarmo saat memberikan keterangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin.
Menurut Soemarmo, permintaan itu diajukan para anggota DPRD Kota Semarang saat bertemu dengan dirinya di sebuah hotel di Semarang.
Namun, Soemarmo menegaskan dirinya tidak menuruti permintaan para anggota dewan itu.



“Semua permintaan itu sudah saya tolak dan tidak ada yang dituruti,” tegasnya di depan majelis hakim.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Ahkmat Zaenuri, mengatakan kebijakan bagi-bagi uang kepada anggota DPRD Kota Semarang merupakan perintah dari Soemarmo. Ia mengatakan bahwa bagi-bagi uang itu dilakukan terkait pembahasan rancangan untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang tahun 2012.
Besaran suap yang diterima partai berbeda-beda, tergantung jumlah anggota mereka di parlemen. Dengan hitungan, tiap anggota dewan mendapat jatah Rp8 juta. Jadi, untuk Partai Demokrat total menerima Rp104 juta, Partai Golkar Rp40 juta, PDIP dan PAN masing Rp64 juta, dan Partai Gerakan Indonesia Raya Rp48 juta.
Atas perbuatannya, Soemarmo didakwa dengan pasal penyuapan. Dalam dakwaan primer melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor. Dakwaan subsider melanggar Pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Sebelumnya, penasihat hukum terdakwa, Sopar Sitinjak ketika dihubungi, mengatakan secara keseluruhan keterangan para saksi sudah dihadirkan. “Baik itu saksi memberatkan yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum maupun saksi meringankan yang dihadirkan oleh pihak terdakwa. “Saksi-saksi sudah habis,” sambungnya.

suaranews (Rio/P-1)

Ketika Politisi Wanita PDIP Dipanggil “PKS” Ukhti

Eva Kusuma Sundari Ketika Politisi Wanita PDIP Dipanggil PKS Ukhti 

Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari merupakan tamu istimewa di antara agenda syukuran kemerdekaan Palestina pada ruang Fraksi PKS DPR RI, Jumat (30/11/2012).
Acara yang dikunjungi Duta Besar Palestina untuk Indonesia HE Fariz Mehdawi, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, anggota Komnas HAM, perwakilan Kementerian Luar Negeri serta sejumlah politisi PKS tersebut selayaknya menempatkan Eva Kusuma Sundari istimewa.


Walaupun datang terlambat kira-kira satu jam lebih, akan tetapi kedatangan Eva diterima hangat dari para politisi PKS. Kebetulan, ketika Eva datang di ruang Fraksi PKS, Dubes Palestina untuk Indonesia tidak lama mengakhiri sambutan beserta bahasa Arab tersebut.
Nah, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid ketika memperkenalkan Eva di Dubes Palestina untuk Indonesia, salah satu politisi PKS berkata “Ukhti Eva”. Ukhti adalah bahasa Arab yang sama artinya dengan saudara perempuan.
Panggilan tersebut khas dipergunakan pada kalangan internal PKS. Mengenai kata “akhi” diperuntukkan buat memanggil kaum laki-laki. Seperti umumnya, Eva berpenampilan apa adanya. Tak memakai tutup kepala sebagaimana yang dipakai kader perempuan PKS.
Sewaktu dikonfirmasi ihwal sebutan khas buat kader perempuan PKS tersebut, Eva cuma tersenyum. Politisi PDI Perjuangan tersebut cuma mengatakan, “semenjak aku advokasi Rohingya serta statement masalah Palestina, PKS menjadi mesra,”kata anggota Komisi Hukum DPR tersebut.
Sekadar informasi, Eva Kusuma Sundari sebenarnya terhitung beberapa untuk politisi parlemen Indonesia yang memperhatikan isu-isu internasional. Dia terdaftar untuk anggota Kaukus Parlemen Peduli Palestina. Dia pula merupakan Ketua Kaukus Parlemen Asean untuk Myanmar.
Sebagaimana kebanyakan acara-acara PKS pada biasanya, di antara acara yang bertajuk syukuran buat kemerdekaan negara Palestina tersebut, teriakan takbir menggema pada ruang fraksi PKS. Dengan berkata, Eva menyatakan menikmati suasana demikian. “Aku menikmati, aku ayu sendiri, serta paling muda,” canda Eva.

(inilah/suaranews)

Kemenangan Partai Islam Dalam Demokrasi, Ibarat Mendapatkan Hamzah & Umar

partai islam Kemenangan Partai Islam Dalam Demokrasi, Ibarat Mendapatkan Hamzah & Umar 

Menjadi sangat berharga pelajaran yang dipetik oleh Partai Islam di beberapa tempat, seperti juga di Mesir. Gejolak awal diantara dekrit konstitusi, diawal pertama pembentukan pada ketentuan yang baku mengenai syariat Islam, atau sebuah prinsip tanpa harus menyebutkan dengan jelas mengenai hukum syariat Islam, menjadi perdebatan yang sengit saat itu di Mesir, lain lagi saat ini yang Umat Islam di Mesir bersatu untuk membela dekrit Presiden.
Sehingga diawal-awal, terdapat demonstrasi beberapa pergerakan Islam di Mesir untuk meminta supaya Presiden Mursi menjadikan hukum di Mesir, mutlak menggunakan hukum Islam.



Lantaran kemenangan Partai Islam, setiap kali kemenangan itu terjadi selalu dihubung-hubungkan dengan cara menggulingkan hukum lama menjadi hukum baru dengan menggunakan hukum Islam.
Ini tentunya sudah menjadi “general mainstream” dari berbagai pemikiran antara umat Islam sendiri bahkan non muslim. Setiap orang berfikir dan berpendapat ketika Islam yang berkuasa, maka hukum lama menjadi tidak berlaku karena digantikan dengan hukum Islam, dan proses itu dengan cepat terjadi.
Tentu menjadi kesalahan dan terburu-buru dalam menganggap hal tersebut.
Ibarat Demokrasi, beberapa umat Islam pun ada yang mengharamkannya sehingga ketika ada umat Islam berjuang melalui demokrasi maka dianggap kufur.
Diantara corak pemikiran ini, arus utamanya yaitu menjadikan Islam berkuasa dan syariat Islam langsung menjadi tujuan didirikannya kekuasaan tersebut.
Mengenal paham seperti ini, menjadi rancu ketika demokrasi dianggap sebagai sistem yang haram. Karena ketika sudah masuk dalam sistem, demokrasi ibarat khamr, yang ia haram dari proses pembuatannya, proses produksi, proses labelisasi, hingga pekerjanya, kantin yanga ada di pabriknya, pun, menjadi seluruhnya adalah haram.
Atau bahkan ada yang lebih ekstrim, dengan menyatakan bahwa demokrasi itu adalah sebuah agama baru, ideologi, millah bahkan hingga dien. Demokrasi dianggap sebagai ideologi atau agama lain yang mestinya tidak boleh umat Islam untuk mengikutinya.
Ini tentu menjadi sengat ektrim, karena bisa jadi yang membuat fatwa seperti itu maka ia juga merupakan pengguna agama demokrasi walaupun ia menentangnya.
Jika demokrasi dianggap ideologi/agama, tentu Islam sangat keras menentang seorang muslim untuk ikut kedalamnya, malah itu bisa menjadi syirik besar hingga musyrik.
Jika demokrasi sudah dianggap ideologi/agama, maka seluruh bagian demokrasi haram untuk digunakannya, bukan lagi proses pembuatan dan produksinya tetapi sekedar “berteman” dengan berada disekitarnya maka Allah Swt akan melaknati seorang muslim tersebut, apalagi sangat aneh jika ada segolongan orang yang berpaham demokrasi adalah ideologi/agama lalu ia masih saja berada dalam negara demokrasi bahkan hingga menggunakan “bapak Demokrasi” seperti Mahkamah Konstitusi dalam alat perjuangannya.
Karena sudah sangat jelas sekali ketika kita menganggap demokrasi itu sebuah ideologi/agama, maka negara demokrasi adalah negara agama, dan ia melingkupi ajaran-ajarannya (sistem perundang-undangannya), tentu sebagai yang berada didalamnya maka secara otomatis mau atau tidak mau orang yang mengharamkan demokrasi tersebut akan ikut serta “menyembah” ritual sistem demokrasi. Dengan masih tetap membayar pajak, menggunakan KTP, Sim, dsbnya. Itu semua adalah “ritual” ibadah demokrasi yang mengatur segala sistem pada negara “agama” demokrasi tersebut.
Dan Sim, KTP, Kartu Keluarga, dsbnya. Semua ini bukan lagi sebatas budaya (’urf), tetapi ia diatur dalam sebuah UU negara “agama” Demokrasi, yang apabila ada seseorang tidak mematuhi maka mereka akan terkena hukuman. Proses punishment (hukuman) yang ada dalam UU negara Demokrasi ibaratnya adalah sebuah “kitab suci” agama demokrasi itu sendiri.
Karena itu jika, ada orang beranggapan demokrasi adalah ideologi dan agama. Maka semestinya orang-orang seperti ini tidak hidup dalam negara demokrasi, karena ia akan menafikkan fakta mengenai hal tersebut. Jika ada yang beranggapan “Bumi ini milik Allah,” dan setiap orang bisa tinggal dimanapun, jika ini yang menjadi alasan. Maka tentu karena sebuah negara demokrasi membolehkan setiap orang untuk tinggal didalamnya, maka orang berpaham demokrasi itu ideologi/agama boleh-boleh saja ia tinggal. Tetapi orang seperti ini akan mendapatkan dosa-dosa setiap detik, menit, jam dan hari-harinya lantaran ia berada dalam naungan “agama” demokrasi.
Tentu orang yang beranggapan demokrasi adalah sebuah ideologi/agama, maka orang seperti ini takalluf dalam memahami Islam, sebagaimana menurut Imam Nawawi “takalluf adalah perbuatan dan perkataan yang dilakukan dengan penuh kesulitan dan kurang terdapat kemaslahatan di dalamnya.”
Rasulullah Saw bersabda, yang Insya Allah “Kami (para shahabat) dilarang untuk takalluf ( perbuatan membebani diri).” (HR. AlBukhari)
Atau hadits yang lain, insya Allah Rasulullah Saw bersabda “sesungguh bukanlah termasuk umatku yang memberat-beratkan (takalluf) dalam beragama.”
Kemenangan Demokrasi
Kemenangan demokrasi pada Partai Islam, selayaknya tidak dimaknai akan dibaliknya sebuah hukum negara lama kepada hukum negara yang baru, syari’at Islam dengan secara cepat.
Tetapi mestinya kemenangan demokrasi dari Partai Islam bisa menjadi sebuah pemicu atas kemudahannya dalam berbagai fasilitas guna memperjuangkan Islam lebih baik lagi.
Sebagaimana Islam mendapatkan Hamzah dan Umar, kemenangan umat Islam ketika mampu merebut hati Hamzah dan Umar untuk ikut kedalam barisan umat Islam, menjadi benar-benar sebuah kekuatan yang mampu menggetarkan para musuh-musuh Islam kala itu.
Kita lihat bagaimana ketika Hamzah dan Umar masuk kedalam Islam tidak serta merta langsung mampu menghancurkan berbagai berhala, patung-patung, khamr, perzinaan yang saat itu masih saja tersebar luas.
Tetapi ada era baru ketika Hamzah dan Umar masuk kedalam Islam, yaitu Islam mampu mendapatkan kekuatan dan kewibawaan dihadapan para pemimpin Quraisy. Islam tidak lagi berada dalam penyiksaan dan penindasan bahkan pada masa itu Islam tak lagi disebarkan dengan sembunyi-sembunyi, tetapi dengan terbuka dan kebebasan untuk melakukan ibadah serta berdakwah.
Nah disinilah titik poin yang terpenting, yaitu Islam mampu menjaga kewibawaan dan tak lagi dalam masa penyiksaan serta penindasan bahkan Islam berani untuk mendatangi Ka’bah untuk thawaf dan beribadah, yang dulunya merupakan tempat yang susah untuk dikunjungi.
Malahan Islam tak lagi takut dengan berbagai ancaman, hingga suatu kali ketika Rasulullah Saw beribadah disekitar Ka’bah, Rasulullah Saw dicekik oleh seseorang, hingga akhirnya Abu Bakar langsung menghantam orang tersebut. Ini belum pernah terjadi sebelum masuknya Hamzah dan Umar kedalam Islam. Umat Islam semakin berani untuk membalas perlakuan Quraisy jika ditemukan kezhaliman pada umat Islam.
Itulah keuntungannya, sebagaimana dahulu sebelum masa-masa Partai Islam ikut demokrasi. Di Indonesia sekalipun, pada masa Orde Baru kita tidak akan menemukan seorang muslimah yang berani teguh mempertahankan jilbabnya pada foto KTP, SIM, Ijazah, dsbnya.
Tetapi dimasa Partai Islam ikut pemilu, sedikit demi sedikit Islam mulai berkembang, ia mulai bebas bergerak dan tak lagi perlu takut dianiaya oleh aparat. Pengajian sudah mulai marak, tak perlu lagi sembunyi-sembunyi, wanita juga tak perlu takut untuk tetap mempertahankan jilbabnya ketika foto KTP, SIM, Ijazah, dsbnya.
Berbagai Perda mulai banyak yang bernuansa syari’at Islam walaupun belum mutlak syari’at Islam.
Ini adalah hasil dari ketika Partai Islam mampu untuk memberikan kontribusi terhadap Islam di Parlemen.
Kemenangan Partai Islam bukan serta merta akan menggulingkan hukum yang lama digantikan dengan langsung hukum yang baru, syari’at Islam.
Karena semestinya Syari’at Islam itu bukan hanya sekedar sebagai sumber hukum saja, tetapi mestinya ada pendidikan yang diterapkan terlebih dahulu. Kedatangan syariat Islam bukan untuk menghukumi tetapi melindungi dan memberikan kemaslahatan, cara awal memberikan kemaslahatan itu yah tentu dengan mendidik masyarakat terlebih dulu agar senantiasa mencintai Islam.
Sebagaimana menurut Imam Al Syathibi mengenai tujuan pokok Syariat Islam, yaitu pemeliharaan agama, jiwa, keturunan, harta dan akal.
Menjadi sangat naif sekali ketika kita menginginkan agar Partai Islam memenangkan sebuah pertempuran politik hanya untuk sebagai labelisasi dalam formalisasi hukum Islam. Ini merupakan bentuk yang terburu-buru dan sangat naif sekali dikarenakan menafikkan kondisi masyarakat. Jika ini dilakukan, tentu akan menjadi benturan-benturan yang kuat ditengah-tengah masyarakat.
Abu Hurairah mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidak akan seseorang memberat-beratkan diri dalam beragama melainkan akan mengalahkannya. Maka, berlaku luruslah, berlaku sedanglah, bergembiralah, dan mintalah pertolongan pada waktu pagi, sore, dan sedikit pada akhir malam.”
Menilik kembali ketika Rasulullah Saw mampu menaklukkan kota Mekkah, Rasulullah tidak langsung menerapkan syari’at Islam didalamnya. Rasulullah ternyata masih membutuhkan waktu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Mekkah waktu itu.
Tercatat bahwa Mu’adz bin Jabal yang diutus oleh Rasulullah Saw untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Mekkah pada waktu itu. Walaupun Islam sudah menguasai Mekkah, dan Mu’adz bin Jabal diutus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Mekkah. Masyarakat Mekkah sendiri juga masih menganut kebudayaan jahiliyah, yaitu bertawaf sambil bertelanjang bulat, tanpa sehelai kain menutupi dan itu dilakukan baik pria maupun wanita.
Pemerintahan Islam yang telah berkuasa di Mekkah saat itu, tidaklah menjadikan Syari’at Islam langsung diterapkan, butuh waktu 1 tahun Mu’adz bin Jabal berada di Mekkah. Lantaran dirasa masih kurang oleh Rasulullah Saw mengenai pemahaman masyarakat kota Mekkah kala itu, Rasulullah memerintahkan Mu’adz untuk tetap berada di Mekkah hingga sekitar 2 tahun lagi setelah itu Mu’adz diutus ke Yaman. Dan pada masa itu masih tidak sedikit orang yang bertawaf dengan telanjang.
Hal ini menjadi sebuah pelajaran penting, bahwa Rasulullah Saw bukanlah seorang yang keras dalam menerapkan Syari’at Islam, tetapi seorang yang mampu memberikan kebijaksanaan yang tinggi dalam masalah Syari’at Islam pada waktu penerapannya di Mekkah. Bisa kita pahami, ketika itu Rasulullah Saw masih hidup butuh waktu sekitar 3 tahunan untuk memberikan pengertian mengenai Islam kepada masyarakat Mekkah. Dan tak tanggung-tanggung, seorang Mu’adz bin Jabal yang menjadi sahabat Rasulullah, langsung diperintahkan untuk mengajari masyarakat Mekkah. Sekali lagi, butuh waktu 3 tahunan.
Sekali lagi, kemenangan partai Islam dalam demokrasi belum tentu harus langsung menjadikan syari’at Islam sebagai pondasi formalisasi pada hukum negara, ia membutuhkan waktu sebagaimana Rasulullah saw saat peristiwa didalam perjalanan Sirah-nya.
Tetapi dengan adanya kemenangan Partai Islam dalam demokrasi, ini sebagaimana kemenangan Islam yang telah mendapatkan Hamzah dan Umar, sehingga Islam mampu bergerak lebih bebas dan berani serta mempunyai jaminan kebebasan. Hal inilah yang bisa kita rasakan.
Ingatkan peristiwa Orde Baru? Kita akan susah menemukan berbagai tempat pengajian dengan terbuka melainkan harus melalui berbagai proses yang panjang perijinannya, mulai dari Kodim, Babinsa, Polres, polsek, camat, lurah, semua itu harus diawasi oleh inteligen-intelegen daerah.
Ibaratnya, masa Orde Baru adalah masa “ketika tembok mampu mendengar dan berbicara”. Kita tidak akan menemukan orang bebas dengan berkata, apalagi demonstrasi.
Alhamdulillah, seluruh umat Islam akhirnya menikmati demokrasi, baik yang membolehkan maupun yang mengharamkannya. Karena seluruh orang pada saat ini mampu menyuarakan hak-haknya, bahkan Demokrasi sendiri melindungi hak kelompok yang telah mengharamkannya. Coba kita lihat di Indonesia, adakah orang yang menghina, mencaci demokrasi tetapi mereka ditangkap polisi? Tidak bukan, tetapi lain lagi ketika menghina, mencaci kepala negara ataupun orang lain, bisa masuk delik aduan atau bahkan subversif.
Jadi, lalu kenapa kita tidak berusaha untuk segera meraih Hamzah dan Umar? Mesir sudah meraihnya, lalu Indonesia bagaimana?

Oleh Abu Jaisy

Yahya Ayyash , Pemuda Syuhada

 

Dunia mengenal sosok Yahya Ayyash sebagai salah satu simbol perjuangan Palestina yang luar biasa. Bukan hanya dunia Islam, bahkan Israel pun mengakui kehebatannya.
Rafat yang sunyi. 6 Maret 1966 M. Sebuah tangisan bayi membelah kota itu. Ia adalah Yahya Abdullathif Sathi Ayyasy. Keluarganya, sejak kecil mengajarinya tentang Islam. Umur enam tahun ia masuk sekolah dasar di kampung halamannya hingga sekolah menengah. Tak ada yang tidak mengagumi kepintaran anak ini. Ia bahkan menguasai semua pelajaran yang diberikan di atasnya. Tahun 1984, ia menyelesaikan SMA di Badya dengan nilai kumulatif 92,8%. Setelah itu ia masuk Universitas Beir Zeit fakultas Teknik Elektro.
Di sinilah ia mulai paling aktif dan berpartisipasi dalam gerakan Islam. Ia juga sering aktif terlibat dalam bentrokan langsung atau tidak langsung, baik dengan sesama mahasiswa ataupun dengan pihak keamanan Israel.
Ayyash lulus dari Universitas Beir Zeit pada tahun 1991 dengan nilai cumlaude. Selanjutnya ia menikah dengan anak bibinya pada tanggal 9 September 1992 M. Dari pernikahannya ini, ia dikaruniahi anak pertama bernama Barra yang lahir pada tanggal 1 Januari 1993. Ketika itu Ayyash berada dalam pengasingan.
Yahya Ayyash sebenarnya telah bergabung dengan Ikhwan selepas lulus dari SMU. Setelah dibaiat pada tahun 1985, ia dikenal sebagai sosok yang sangat patuh, meski statusnya masih sebagai anggota biasa Ikhwan Muslimin, di sebuah kelompok Ikhwan di kota Ramallah. Dalam kelompoknya, Ayyash dikenal sebagai pekerja keras dan ulet dengan setumpuk tugas dakwah, baik di dalam kampus ataupun di kota Ramallah dan kampungnya sendiri, Rafat.
Semenjak SMA, Ayyash sudah sering menggentarkan pihak Israel. Ia aktif dalam barisan Brigade Izzudin Al Qassam di awal 1992, di mana ia mengkhususkan pada pembuatan bahan peledak dari bahan mentah yang tersedia di daerah Palestina. Ayyash menjadi salah satu ketua pembuat bom di Hamas. Dalam kapasitas itu, ia menerima gelar “Sang Insinyur” karena kecerdasan dan kebrialianannya tersebut.
Siapapun yang bertemu dan berbicara dengan Ayyash akan mengatakan bahwa ia adalah seseorang yang biasa yang mencintai keluarganya, dan menghormati tetangganya. Ia adalah orang yang sederhana dan tak segan menolong orang yang tengah memerlukan.
Sejak awal kemunculannya, Ayyash sontak menjadi target utama pembunuhan Israel. Segala cara dicari. Jumat, tanggal 10 Sya’ban 1416 H bertepatan dengan tanggal 5 Januari 1996 M, televisi Zionis di seantero Israel mengumumkan Yahya Ayyasy sudah terbunuh di tangan tentara Israel dalam sebuah operasi penangkapan atas dirinya. Ia dibunuh oleh Shin Bet Israel menyusul pemburuan besar-besaran para petinggi Hamas.
Seluruh Palestina tumpah ruah ke jalan, berbondong-bondong mengusung jenazah sang syuhada ke peristirahatannya terakhir. Konon, sampai saat ini, tidak ada yang bisa menandingi lagi prosesi pemakaman Ayyash, saking menunjukkan betapa berartinya sosoknya bagi perlawanan Palestina terhadap penjajahan Yahudi. (sa/wikipedia/berbagaisumber)

Paus Nyatakan Penghitungan Kelahiran Yesus Keliru

 

Menjelang natal 2012, pernyataan mengejutkan Paus Benekditus XVI tentang penghitungan kelahiran Yesus kembali marak di dunia maya. Menurut pemimpin umat Katolik Roma sedunia itu, penghitungan kelahiran Yesus yang selama ini diyakini ternyata keliru.

Seperti dilansir The Telegraph pada akhir bulan lalu (22/11), Paus menyatakan penghitungan kelahiran Yesus keliru. Hal itu disebabkan tidak tepatnya kalender Masehi yang digunakan untuk membuat perhitungan hari kelahiran Yesus. Paus mengungkapkan, kesalahan tersebut dilakukan oleh seorang biarawan bernama Dionysius Exiguus di abad ke-6.

"Penghitungan awal kalender kami, yang didasarkan pada kelahiran Yesus, dibuat oleh Dionysius Exiguus. Yang ternyata telah membuat kesalahan dalam penghitungannya, di mana mengalami perbedaan sekitar beberapa tahun," kata Paus dalam bukunya.

Secara detail, penjelasan Paus tentang kekeliruan penghitungan kelahiran Yesus itu dituangkan dalam buku berjudul "Jesus of Nazareth: The Infancy Narratives". Buku yang menyatakan penghitungan kelahiran Yesus keliru itu telah diterbitkan sejak tahun lalu, tepatnya 21 Nopember 2011.

"Tanggal kelahiran Yesus sebenarnya lebih cepat beberapa tahun," tambah Paus.

Dionysius Exiguus selama ini dikenal sebagai 'penemu' kalender modern dan konsep era Anno Domini atau yang dikenal sebagai AD. Tak hanya itu, ia juga dikenal telah menciptakan sistem baru untuk membagi jarak pada kalender saat itu. Yang masih berpatokan pada tahun saat dimulainya pendudukan Kekaisaran Roma, Diocletian.

Kekaisaran Diocletian itulah yang menganiaya penganut Kristen, sehingga sistem penghitungannya diganti dengan sistem yang baru dengan didasarkan pada kelahiran Yesus. Namun, bagaimana cara Dionysius menghitung kelahiran Yesus tidak jelas.

Pernyataan Penghitungan Kelahiran Yesus Keliru yang dijelaskan oleh Paus Benekditus XVI bukanlah hal yang pertama. Sebelumnya, banyak sejarawan yang meyakini, bahwa Yesus sebenarnya lahir antara 7 Masehi hingga 2 Masehi atau antara 6 Masehi sampai 4 Masehi. Namun, mayoritas umat Kristiani tetap menggunakan tanggal 25 Desember tahun pertama Masehi sebagai hari kelahiran Yesus dan menjadikannya sebagai hari raya natal. [JJ/L6/bsb]

bersama dakwah

Hukum Mempercayai Kiamat 21 Desember 2012

 

Isu kiamat 21 Desember 2012 beredar luas. Isu itu bermula dari ramalan suku maya yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Tidak sedikit orang yang percaya dengan ramalan kiamat itu, bahkan sampai menyiapkan diri menghadapinya, dengan cara-cara yang "konyol". Bagaimana hukum mempercayai ramalan kiamat 21 Desember 2012 itu?

Hari kiamat adalah hari hancurnya alam semesta dan berakhirnya kehidupan dunia. Kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi. Mempercayai adanya hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh umat Islam. Di dalam Al-Qur’an, kiamat disebutkan dalam banyak tempat. Ketika menghimpun ayat-ayat yang mendeskripsikan kiamat, Sayyid Qutb dalam kitab Al Qiyamah menjelaskan ada 77 surat yang berbicara tentang kiamat dan akhirat. Bahkan, ada beberapa surat yang namanya menunjukkan kiamat. Misalnya surat Al Qiyamat dan Al Qari’ah.

Selain dijelaskan di banyak tempat dalam Al Qur’an, kiamat juga dijelaskan dalam banyak hadits. Tidak ada satupun kitab hasits yang tujuh (kutubu sittah) yang melewatkan tema kiamat. Kedahsyatan kiamat tergambar jelas. Kengerian kiamat juga dipaparkan. Bahkan, tidak sedikit hadits shahih yang menjelaskan tanda-tandanya.

Namun, kapan waktu tepatnya terjadi kiamat adalah rahasia Allah. Hal itu termasuk perkara gaib yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang hari kiamat: "Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, 'Kapankah terjadinya?' Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku, tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.'" (Q.S Al-A'raaf : 187)

Dalam hadits riwayat Imam Muslim disebutkan, Jibril –yang saat itu menjelma seorang lelaki- bertanya kepada Rasulullah: “Beritahu aku kapan datangnya kiamat.” Beliau menjawab, “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.”

“Datangnya hari kiamat adalah rahasia Allah Ta’ala,” kata Syaikh Mushtafa Dieb Al Bugha dan Syaikh Muhyidin Mistu ketika menjelaskan hadits tersebut dalam kitab Al-Wafi, “Tidak ada satu makhluk pun mengetahuinya, baik malaikat maupun Rasul.”

Maka segala ramalan tentang tanggal terjadinya kiamat adalah dusta, termasuk ramalan yang menyebutkan bahwa kiamat terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Apalagi tanda-tanda akan terjadinya kiamat belum terpenuhi. Misalnya, yang disebutkan dalam hadits shahih riwayat Muslim dan Ibnu Majah berikut ini:

“Tidaklah hari kiamat akan terjadi sampai terjadinya sepuluh tanda-tanda kiamat: terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya, munculnya Dajjal, awan, dabbah, Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Isa bin Maryam, terjadinya tiga gerhana: gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di negeri Arab, serta api yang keluar dari dalam Qar ‘And Abyan.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

Lebih dari itu, mempercayai ramalan bisa membuat seseorang terjerumus pada kekufuran. Ramalan di sini bukan hanya tentang ramalan nasib, tetapi juga termasuk ramalan tanggal terjadinya kiamat. Seperti yang beredar saat ini, mempercayai ramalan suku Maya bahwa kiamat terjadi pada 21 Desember 2012.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu mempercayai apa yang diramalkan, maka ia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam .” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Kesimpulannya, mempercayai ramalan kiamat 21 Desember 2012 adalah haram. Bahkan, bisa menjatuhkan seseorang ke dalam kekufuran. Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

bersama dakwah

TIME: Mohamed Morsi, the Power Broker



Presiden Mesir, Dr Muhammad Mursi menempati urutan ke-4 orang yang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.
Majalah TIME mengungkapkan bahwa Mursi adalah presiden pertama dari kalangan sipil yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis di Mesir. Beliau mengapresiasi keragaman dan prulalitas sehingga memasukkan tokoh-tokoh non-muslim dalam jajaran pemerintahannya, sebagaimana juga beliau menolak seruan untuk berlaku represif dan mengekang terhadap kelompok liberal maupun sekuler.
TIME juga menyebutkan keberanian Mursi dan keseriusan dirinya berperan dalam menghentikan perang antara Israel dan Hamas (perang  8 hari Nop. 2012) dan seruan tegas Mursi agar presiden Suriah, Basyar Al-Asad mengundurkan diri.
Majalah ini juga menyatakan bahwa Mursi tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di Timur Tengah meski tantangan dalam negeri menghadangnya.

If you need proof that the Arab Spring has turned the Middle East upside down, dwell for a moment on the irony that Mohamed Morsi, Egypt’s Islamist President, has managed to put the U.S. and Israel at ease even as he has filled many of his compatriots with dread.

On becoming Egypt’s first democratically elected leader on June 30, Morsi included non-Islamists in his Cabinet, ignored religious extremists’ calls for restrictions on secular liberties, curbed the power of the military and refrained from populist economic policies. He even quit his membership in the Muslim Brotherhood to strengthen his claim to represent all Egyptians. Abroad, he maintained the 33-year-old Israel-Egypt peace treaty and tried to persuade Syrian tyrant Bashar Assad to step down. In November, he leveraged the Brotherhood’s long-standing relations with Hamas to broker a cease-fire between the Palestinian group and Israel, winning international kudos in the process. [TIME]


***
Seperti biasa, setiap tahun majalah TIME memilih "Person of the Year", orang-orang yang berpengaruh di dunia. Dan untuk tahun 2012 ini dari 40 kandidat terpilih 5 finalis: Presiden Amerika Serikat Barack Obama, aktivis remaja Pakistan Malala Yousafzai yang ditembak Taliban karena menganjurkan pendidikan untuk perempuan, Direktur Eksekutif Apple Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ilmuwan Fabiola Gianotti. 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya dinobatkan sebagai Person of the Year 2012 versi majalah TIME. Sedang Presiden Mesir, Muhammad Mursi, masuk menjadi runner up urutan ke-4. 

 
 

KISAH DUEL AGEN MOSSAD DENGAN PENGAWAL PRIBADI KHALID MISY'AL

 

Di sela-sela kunjungan hidayatullah.com dan Sahabat Alaqsha di Gaza, Allah mempertemukan tim dengan pengawal pribadi Kepala Biro Politik HAMAS Khalid Misy'al. Namanya Muhammad Abu Saif. Melalui Abu Saif, Allah menggagalkan usaha Zionis Israel untuk membunuh Misy'al pada 15 September 1997 di Amman, Yordania.

Sebelum bercerita tentang kejadian tersebut, Abu Saif berdoa agar amal-amalnya senantiasa dijaga dan diterima Allah. Sebagai tambahan, Abu Saif melakukan pertarungan dengan dua agen Israel
(Mossad) saat dirinya sedang puasa. Berikut petikan ceritanya.

Bagaimana awal kejadiannya?

Saat itu sedang keluar dari sebuah acara. Misy'al dan pengawal yang satu di mobil pertama. Saya di mobil kedua di belakang. Tiba-tiba, saat mobil Miy'al berhenti ada dua orang menyerang Misy'al. Yang satu tinggi besar berwajah Arab yang satunya agak kecil berwajah Yahudi. Misy'al dijatuhkan dengan posisi wajah di bawah. Pria Arab yang besar dengan tangannya yang terbalut seperti memasukkan sesuatu -racun- ke bagian belakang kepala Misy'al. Pria yang kecilnya melumpuhkan pengawal Misy'al yang semobil dengannya.

Bagaimana reaksi orang-orang yang melihat?

Kejadiannya memang siang hari tapi jalanan sepi.

Kemudian?

Misy'al masih sadar. Kemudian saya berlari dan menyerang kedua intel Mossad itu. Saat saya serang kakinya, intel yang besar lompat. Saat lompat itu saya tendang kakinya kemudian dia jatuh tersungkur dengan wajahnya. Namun keduanya bisa kabur

Lalu apa yang terjadi pada Misy'al?

Misy'al masih sadar dan segera dibawa ke kantor HAMAS di Amman. Sejak itu diketahui racun yang disuntikkan ke Misy'al bekerja saat tidur yang mempengaruhi dan pernafasan. Hingga korbannya bisa terlihat mati secara wajar karena sesak nafas.

Bagaimana dengan dua orang tadi?
Kedua orang tadi lari dijemput mobil. Saya kejar tapi tidak kena. Kemudian saya hapalkan saja plat nomor mobilnya. Saya ambil mobil kemudian saya kejar. Saya kejar cukup jauh, sepertinya mereka mengira misi mereka telah berhasil. Dua orang penyerangnya turun dari mobil menuju pertokoan, sopirnya melaju ke arah kantor Kedutaan Besar Israel.

Saya sudah membawa batu. Kemudian saya dekati yang dua orang tadi dari jarak 100 meter hingga jarak 40 meter. Tapi mereka melihat dan mengenali saya kemudian kita kejar-kejaran.
Pada jarak 20 meteran, saya lempar batu itu mengenai si badan besar. Segera saya rengut kerah baju si besar itu sampai dia tidak bisa nafas. Ketika saya mengusai si besar, yang badan kecil memukul kepala saya hingga berdarah. Pandangan saya seperti gelap.

Anda tidak sadarkan diri?

Dengan keadaan seperti itu saya hantam si besar di rahangnya dan dia tumbang. Yang badan kecil terus menyerang saya dengan batu tapi saya gunakan si badan besar jadi tameng.

Kemudian saya berkelahi satu lawan satu dengan si badan kecil. Sampai dia saya jatuhkan ke jalanan yang lebih rendah yang banyak orang.

Saya tidak sadar mungkin karena kantuk. Saya sadar saya sedang di atas badan si kecil tadi sambil memukuli dia. Tapi si besar sadar siap dengan batu. Kemudian banyak orang mau melerai, ada juga di situ seorang polisi Palestina.

Kemudian?

Saya bilang ke mereka ini adalah urusan politik. Yang besar diurus polisi yang kecil saya yang pegang. Keduanya kita bawa ke kantor HAMAS. Di tengah jalan saya maki-maki kedua agen Mossad, dan mereka membantah. Polisi Palestina tadi menasehati agar saya tidak mengatai mereka dengan sebutan-sebutan anjing buduk dan tidak menatap mata kedua intel Mossad itu.

Sementara Misy'al tidak sadarkan diri selama 48 jam, dia dibantu dengan alat pernafasan. Alhamdulillah, dengan dua orang itu kita bisa menekan Zionis untuk memberikan penawar racun untuk Misy'al. Tidak hanya itu, dua orang itu juga kita tukar untuk membebaskan Syaikh Ahmad Yasin yang saat itu dipenjara Zionis Israel.(SahabatAlAqsha)

Islamedia